Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Waspada, Cuaca Ekstrem Bisa Melanda hingga Sepekan ke Depan, di Tutur Pohon Pinus Sampai Tumbang

Rizal Syatori • Selasa, 24 Februari 2026 | 21:52 WIB

BISA DILALUI: Jalan Gendro - Blarang, Desa Blarang, Kecamatan Tutur, yang sempat tertutup oleh pohon pinus. Kini, jalan setempat bisa dilalui.
BISA DILALUI: Jalan Gendro - Blarang, Desa Blarang, Kecamatan Tutur, yang sempat tertutup oleh pohon pinus. Kini, jalan setempat bisa dilalui.

PANDAAN, Radar Bromo - Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, berlangsung dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut, diprediksi akan berlangsung dalam sepekan ke depan.

Ketua Tim Layanan Data dan Informasi Kantor Geofisika Pasuruan, Suwarto mengingatkan agar masyarakat tetap waspada.

Cuaca ekstrem yang melanda, diproyeksikan akan berlangsung hingga sepekan.

Hal ini dipengaruhi aktifnya monsun Asia. Serta potensi adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency, Madden Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby, yang akan melintasi Jawa Timur.

“Suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan dan kondisi atmosfer lokal yang labil. Hal ini, turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif, yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta disertai petir dan angin kencang,” bebernya.

Cuaca ekstrem seperti ini, juga mempengaruhi gelombang air laut. Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter, berpeluang terjadi di perairan laut Pasuruan dan Probolinggo.

"Dengan kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang, rawan mengakibatkan bencana, seperti banjir, tanah longsor. Termasuk pohon tumbang," jelasnya.

Risiko itu, bukan isapan jempol. Senin (23/2) malam, dampak turunnya hujan lebat yang disertai angin kencang, membuat tiga pohon pinus berukuran besar di tepi jalan kabupaten jurusan Gendro - Blarang, Desa Blarang, Kecamatan Tutur, tumbang.

"Hujannya lebat, anginnya juga kencang. Imbasnya, tiga pohon pinus tumbang. Dua diantaranya, menutupi jalan," ungkap Kepala Desa Blarang, Darwanto.

Akibat kondisi itu, akses terputus. Warga harus mencari jalur lain untuk melintas.

Akses kembali normal, setelah evakuasi dilakukan Selasa (24/2) pagi.

"Evakuasi dilakukan warga sekitar, bersama pemdes, Koramil dan Polsek Nongkojajar, serta Perhutani. Setelah selesai, jalannya kembali bisa dilalui kendaraan," bebernya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
#bencana #cuaca ekstrem #angin kencang #pohon tumbang