GEMPOL, Radar Bromo–Sebuah truk gandeng kehilangan kendali di ruas jalan nasional Mojokerto-Pasuruan, Kamis pagi (8/2). Truk menabrak kios bensin, dua motor dan sebuah mobil hingga ringsek parah.
Kecelakaan itu terjadi di depan lapangan tembak, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Sekitar pukul 07.00, truk gandeng bernopol P 9736 UG berjalan dari arah barat ke timur.
Saat sampai di lokasi, truk mendadak oleng. Awalnya menabrak rombong kios bensin di tepi jalan.
Setelah itu, truk menabrak dua unit motor posisi parkir di tepi jalan. Yakni Honda Beat S 4013 YO dan Yamaha Vixion nopol S 6307 ABP.
Tak berhenti disitu, truk gandeng juga menabrak mobil sedan Honda Accord bernopol N 1580 RZ yang juga parkir di tepi jalan.
Laju truk gandeng baru berhenti usai menabrak pagar tembok rumah warga di tepi jalan nasional itu.
“Truk gandengnya melaju di lajur lambat atau kiri. Tiba-tiba mengarah ke kiri, awalnya menabrak rombong kios bensin dulu, kemudian dua motor dan satu mobil parkir tepi jalan. Serta pagar tembok rumah warga,” kata Choirul, 55, salah seorang warga sekaligus saksi.
Informasi dihimpun, truk gandeng tersebut muatan kosong. Truk itu dikemudikan PGRS, 17, asal Desa Balunglor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.
Truk itu berjalan dari arah barat ke timur atau dari arah Mojokerto ke Pasuruan.
Untuk motor Honda Beat dan Yamaha Vixion, posisi parkir dan tertabrak truk gandeng ini. Masing-masing milik Agus Setiawan, 22, asal Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang dan Thomas Ardiansyah, 29, warga Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.
Sedang untuk mobil sedan dan pagar rumah tembok yang roboh tertabrak truk gandeng, diketahui milik Djoko Purwanto, 41, dan Ema, 58, warga Dusun / Desa Watukosek, Kecamatan Gempol.
“Dua pengendara motornya saat kejadian berada di warung kopi, motornya diparkir di tepi jalan depan warkop. Mobil sedannya juga sama, posisi parkir,” terangnya.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Hanya saja, rombong kios bensin, dua unit motor, satu unit mobil, pagar tembok rumah warga serta truk gandengnya mengalami kerusakan imbas kecelakaan tersebut.
Pagi itu juga, mobil sedannya posisi ringsek dievakuasi menggunakan alat berat. Kemudian dinaikkan ke atas truk towing. Untuk dua unit motornya diangkut pikap patroli. Lalu, truk gandengnya ditarik dengan truk derek.
Sekitar pukul 09.00 pagi, proses evakuasi semua kendaraan terlibat laka lantas ini tuntas.
“Faktor penyebab laka lantas ini, diduga karena sopir truk gandengnya ngantuk saat mengemudikan kendaraannya. Pengakuan sopirnya ke petugas di TKP, juga diposlantas seperti itu,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Johanes Hariono. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi