Sebelum bencana terjadi, Desa Bulusari dan sekitarnya diguyur hujan lebat disertai angin dan petir. Lalu tiba-tiba datang puting beliung dari arah barat ke timur. Menghantam Dusun Pakem.
“Rumah saya dan sejumlah rumah milik warga lainnya rusak. Total ada empat rumah yang rusak,” terang Raharjo, warga setempat.
Begitu angin puting beliung usai, warga baru berani keluar rumah. Mereka lantas gotong royong membersihkan lingkungan yang dipenuhi material bangunan rumah yang rusak.
“Rata-rata puting beliung merusak genting rumah. Banyak genting yang jatuh dan pecah. Juga ada atap rumah yang lepas, terbang, dan pecah,” bebernya.
Ditemui Jawa Pos Radar Bromo, Kades Bulusari Siti Nurhayati mengatakan, tidak ada korban dalam puting beliung tersebut. Pascakejadian, warganya langsung membersihkan rumah mereka yang rusak. Sementara Pemdes membantu dana untuk perbaikan rumah.
“Rumah warga yang rusak ada delapan. Ada yang rusak ringan, juga rusak sedang,” cetusnya.
Puting beliung yang terjadi kali ini adalah yang kedua dalam dua hari terakhir. Sebelumnya yaitu Selasa (29/10), ratusan rumah di empat desa yang ada di Kecamata Purwodadi rusak dihantam angin puting beliung. (zal/hn) Editor : Muhammad Fahmi