Rencana perbaikan pasar daerah itu digadang-gadang akan melalui Disperindag. Pasar ini direncanakan akan dibangun hingga tiga lantai dengan anggaran sekitar Rp 5-7 miliar.
Bahkan, kala itu Disperindag sudah menyiapkan tempat penampungan sementara bagi para pedagang. Namun, sudah tiga tahun belum juga terealisasi. Sejumlah pedagang pun berharap pasar ini segera diperbaiki.
“Kami, para pedagang sudah tahu dan dapat kabar rencana 2019 pasar ini mau direvitalisasi. Menjadi bertingkat, tiga lantai. Tapi, nyatanya hingga sekarang belum juga direalisasikan,” ujar salah seorang pedagang, Hartini.
Menurutnya, para pedagang telah siap pindah jika pasar ini jadi direvitalisasi. “Pedagang sudah siap. Tetapi, pemkab dan dinasnya ternyata belum siap,” katanya.
Diketahui, pasar ini berdiri sejak 1970-an. Serta, menjadi salah satu aset dan sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Pasuruan. Lokasinya cukup strategis. Bahkan, berada di kawasan wisata Tretes.
Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diano Vela Fery Santoso mengaku, juga berharap bisa segera merealisasikan revitalisasi Pasar Indah. Namun, sejauh ini masih terkendala anggaran.
“Harapan kami sesegera mungkin, karena sekaligus berada di daerah wisata. (Revitalisasi) tentu ketika alokasi anggaran memungkinkan. Tahun depan tidak mungkin,” ujarnya. (zal/rud) Editor : Jawanto Arifin