Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Butuh Rp 2 M Perbaiki Jembatan Ngipik di Sumbersuko Gempol

Jawanto Arifin • Selasa, 16 Maret 2021 | 15:45 WIB
PATAH JADI TIGA: Jembatan Sumbersuko di Gempol yang ambruk. Perlu miliaran rupiah untuk membenahi jembatan ini. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PATAH JADI TIGA: Jembatan Sumbersuko di Gempol yang ambruk. Perlu miliaran rupiah untuk membenahi jembatan ini. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
GEMPOL, Radar Bromo - Butuh anggaran besar untuk memperbaiki Jembatan Ngipik yang ambruk di Dusun Ngipik, Desa Sumbersuko, Gempol, Kabupaten Pasuruan. Setidaknya, sekitar Rp 2 miliar dibutuhkan untuk perbaikannya.

Karena besarnya anggaran belum diketahui kapan perbaikan permanen jembatan Ngipik bisa dilakukan. Saat ini Pemkab Pasuruan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga setempat masih mengajukan anggaran perbaikan jembatan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kabid Perencanaan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Listiyani Utami menjelaskan, pihaknya sudah turun ke lokasi jembatan di Dusun Ngipik. Survei dan asesmen pun sudah dilakukan.

“Berdasarkan survei dan asesmen, diketahui perbaikan permanen jembatan Ngipik butuh anggaran minimal sekitar Rp 2 miliar,” katanya.

https://radarbromo.jawapos.com/pandaan/15/03/2021/jembatan-di-sumbersuko-gempol-ambruk-penyebabnya-ini/

Anggaran itu, menurut Listiyani, terhitung besar. Karena itu, pihaknya mengajukan bantuan ke BNPB. “Perbaikannya butuh biaya besar. Karena itu kami ajukan ke BNPB. Keputusannya masih menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, warga sekitar jembatan terus berdatangan untuk melihat Jembatan Ngipik yang ambruk. Meskipun sudah dipasang kayu, tali, dan garis dilarang mendekat menjelang mulut Jembatan Ngipik.

“Dari pagi hingga siang, warga terus berdatangan untuk melihat langsung lokasi jembatan yang roboh ini. Tetap diimbau berhati-hati dan tidak terlalu mendekat,” ucap Kades Sumbersuko Saiful Ma’arif.

Di sisi lain, menurut Saiful, kini warga dari Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol tidak bisa lagi menuju Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan melalui Jembatan Ngipik. Mereka harus memutar melalui dua jembatan lainnya. Masing-masing melalui Sumbersuko–Sumberejo, Pandaan dan Sumbersuko–Sumbergedang, Pandaan.

Jembatan Ngipik sendiri tiba-tiba ambruk pada Minggi (14/3), pukul 15.30. Jembatan itu patah di tiga titik setelah hujan lebat turun dan volume air sungai yang melintas di bawah jembatan pun meninggi.

Jembatan itu sendiri memiliki panjang jembatan 25 meter dan lebar 4 meter. Jembatan ini merupakan jalan penghubung antara Desa Sumbersuko di Kecamatan Gempol dengan Desa Tawangrejo di Kecamatan Pandaan. (zal/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin
#jembatan sumbersuko ambruk #kabupaten pasuruan #banjir pasuruan 2021 #jembatan rusak