Ada jasa kuda yang bisa digunakan wisatawan. Namun, untuk tarif jasa kuda selama car free month masih akan dibahas hari ini oleh paguyuban kuda sewa Bromo dan pihak terkait. Sehingga, wisatawan ataupun pelaku usaha travel wisata bisa menggunakan tarif kuda itu sesuai yang telah disepakati.
Sujarwo, koordinator Paguyuban Kuda Sewa Bromo saat dikonfirmasi mengatakan, hingga kemarin belum ada penetapan atau kesepakatan tarif jasa kuda selama car free month. Karena pihaknya masih merencanakan pembahasan soal tarif itu hari ini.
”Belum ditetapkan tarifnya, Mas. Rencana akan kami bahas dan rapatkan bersama besok (hari ini, Red). Nanti rapat koordinasi dari Paguyuban Kuda Sewa Bromo, TNBTS, dan pihak terkait,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (6/1).
Sujarwo menjelaskan, selama ini jasa kuda banyak didapat dan digunakan di lautan pasir menuju tangga kawah Bromo. Nah, nanti saat car free month, tentunya jasa kuda itu akan stand by di pintu masuk Cemoro Lawang dan hotel-hotel sekitar pintu masuk. Karena kendaraan bermotor dilarang turun ke lautan pasir. Sehingga, wisatawan yang tidak kuat jalan kaki, bisa menggunakan jasa kuda.
”Untuk berapa tarifnya dari pintu masuk ke lautan pasir atau langsung kawah Bromo, masih akan dirapatkan. Supaya ada penetapan tarif yang sama-sama enak atau tidak dirugikan,” terangnya.
Diketahui sebelumnya, guna menghormati adat istiadat setempat (masyarakat Tengger), direncanakan sebulan bebas kendaraan bermotor (car free month) di Bromo. Selain itu, kebijakan TNBTS tersebut untuk mendukung upaya konservasi kawasan dengan memberi kesempatan alam khusunya kawasan laut pasir untuk recovery.
Direncanakan, car free month itu dilangsungkan saat wulan Kapitu (sesuai kalender masyarakat Tengger). Sesuai kesepakatan rapat koordinasi (rakor) pelaku jasa wisata pada Mei 2019 lalu akan dilangsungkan pada tanggal 23 Januari sampai 25 Februari 2020. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin