Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tampil Rapi dan Nyaman dengan Smart Casual

Fahrizal Firmani • Minggu, 21 April 2024 | 17:10 WIB
LEBIH NYAMAN: Sabrina Ramadhani suka menggunakan busana smart casual. Ia sering memadukan turtleneck dengan blazer.
LEBIH NYAMAN: Sabrina Ramadhani suka menggunakan busana smart casual. Ia sering memadukan turtleneck dengan blazer.

GAYA berpakaian merupakan cara seseorang mengekspresikan diri dan penampilan yang sesuai situasi. Salah satu gaya yang semakin populer di kalangan muda saat ini adalah smart casual.

Smart casual merupakan gaya berpakaian yang menggabungkan busana formal dengan kasual. Penampilan terlihat rapi dan profesional, namun tidak terlalu resmi ataupun tidak terlalu santai saat dipakai.

Salah satu daya tarik dari gaya smart casual itu fleksibilitasnya. Pemakainya bisa bermain dengan beragam item pakaian. Mulai dari blouse, sweater, kemeja, blazer, rok, hingga kulot. Bisa juga dipadukan beragam aksesori. Seperti sering dilakukan Sabrina Ramadhani Putri Amrullah.

Gadis 16 tahun ini mengaku suka menggunakan gaya smart casual dalam berbagai kesempatan. Termasuk ketika menghadiri acara formal ataupun sekadar jalan-jalan atau nongkrong dengan teman.

Smart casual ini busana yang multifungsi. Tidak terlalu formal dan tidak terlalu kasual. Jadi, bisa dipakai di berbagai acara,” jelasnya.

Warga Desa Pendil, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, ini menyebutkan, seluruh item fashion bisa dipadupadankan. Namun, ia lebih sering memakai kaus atau turtleneck sebagai layering dipadukan dengan blazer dan celana.

Bisa juga memilih blouse yang dipadukan dengan kardigan dan rok plisket atau bisa memadukan kemeja warna putih dengan blazer. Yang terpenting, ada outfit yang mewakili kasual dan formal.

“Seperti yang saya pakai ini, blazer mewakili outift formal, namun kaus atau turtleneck sebagai layering ini mewakili kasual,” kata Sabrina.

Influencer ini mengaku yang terpenting saat memilih busana smart casual adalah kenyamanan pemakainya. Mengingat, Indonesia itu iklimnya tropis. Jadi, sebisa mungkin item yang dipakai menyerap keringat dan tidak tebal.

Untuk warna yang dipilih dalam pemilihan busana, sebaiknya memilih warna yang tidak ngejreng. Misalnya, warna putih, hitam, abu-abu, ataupun cokelat, agar terlihat rapi dan profesional. Warna terang membuat busana terlihat terlalu kasual.

“Hindari warna cerah seperti merah muda, lilac, ataupun oranye. Lebih baik memilih warna ngejreng untuk acara yang benar-benar kasual,” tuturnya.

Perempuan kelahiran September 2007 ini menuturkan, penggunaan aksesori tidak boleh ketinggalan. Agar penampilan terlihat menarik, tas sebagai item di tangan, itu wajib. Warnanya, pilih yang netral. “Untuk pemilihan item di kaki, bisa memilih flat shoes, sneakers, atau heels. Bisa dipilih sesuai kenyamanan,” katanya.

Pemerhati fashion, Ridwan Mabruri menyebut, tampil menarik tidak hanya dengan berpakaian terbuka. Menggunakan hijab bisa menjadi kece jika bisa menyesuaikan dengan lingkungan. Apalagi hijab sudah mendunia.

Founder salah satu agensi model di Jakarta dan Probolinggo, ini menyebut memilih gaya berbusana dengan smart casual sangat cocok dengan iklim Indonesia yang tropis. Asal, bahan yang dipilih tetap diperhatikan.

“Memadukan blouse dengan kardigan atau turtleneck dengan blazer, sah-sah saja. Asal bahannya nyaman, agar enak dipakai dalam waktu lama,” ujarnya. (riz/rud)

Editor : Ronald Fernando
#fashion #pakaian