KRAKSAAN, Radar Bromo - Peluang kerja di sektor digital di Kabupaten Probolinggo bagi penyandang disabilitas, terus dibuka. Diawali dengan pelatihan teknologi informasi (TI) dan memberikan bantuan laptop sebagai menunjang aktivitas kerja berbasis digital.
Ada dua warga yang mendapatkan bantuan. Mereka warga Desa Widoro Kecamatan Krejengan dan warga Desa Karanganyar Kecamatan Bantaran. Keduanya telah mengikuti pelatihan keterampilan talenta TI di UPT Sentra Soeharso Surakarta.
“Setelah mendapatkan pelatihan keterampilan talenta TI di Sentra Soeharso Surakarta, mereka juga perlu didukung alat kerja. Karena itu, kami memberikan bantuan laptop sebagai modal utama untuk mandiri dan produktif,” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Probolinggo, Samsul Hadi.
Menurutnya, penyandang disabilitas memiliki peluang besar untuk berkembang di sektor kerja digital. Apalagi, perkembangan teknologi memungkinkan pekerjaan dilakukan tanpa terbatas ruang dan kondisi fisik.
“Ilmu sudah didapat melalui pelatihan, kemudian modal kerja juga diberikan berupa laptop. Dengan kombinasi ini peluang mereka untuk bekerja secara digital menjadi lebih besar,” ujarnya.
Ia menilai, kini sektor digital membuka banyak peluang pekerjaan baru. Mulai freelancer, contentcreator, programmer hingga usaha mandiri berbasis online. Model kerja jarak jauh atau work from home (WFH) juga dinilai lebih ramah bagi penyandang disabilitas.
“Sekarang dunia kerja digital sangat terbuka. Penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, bekerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” tegasnya.
Samsul berharap bantuan tersebut tidak berhenti sebatas pemberian fasilitas, tetapi benar-benar menjadi jalan bagi penyandang disabilitas untuk mandiri secara ekonomi.
“Kami ingin penyandang disabilitas tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi benar-benar bisa mandiri dan memiliki penghasilan melalui keterampilan yang dimiliki,” ujarnya. (mu/rud)
Editor : Fahreza Nuraga