Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kraksaan Aspirasi Run DPRD Kabupaten Probolinggo Sedot Peserta hingga Luar Daerah

Agus Faiz Musleh • Senin, 8 Desember 2025 | 13:10 WIB
PELEPASAN: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma melepas ribuan peserta Kraksaan Aspirasi Run.
PELEPASAN: Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma melepas ribuan peserta Kraksaan Aspirasi Run.

ALUN-ALUN Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mendadak berubah menjadi laut manusia Minggu (7/12) pagi. Ribuan warga memadati garis start Kraksaan Aspirasi Run 2025 yang digelar DPRD Kabupaten Probolinggo.

Tak sekadar ajang olahraga, kegiatan ini menjadi ruang “belanja masalah” terbesar yang pernah digelar parlemen daerah melaui event.

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma menegaskan, Kraksaan Aspirasi Run bukan sekadar lomba lari. Melainkan menjadi wadah unik untuk menjaring suara masyarakat secara langsung.

“Aspirasi Run semacam belanja masalah yang dilakukan DPRD Kabupaten Probolinggo. Tujuan utamanya menarik aspirasi masyarakat–baik dari dalam maupun luar daerah–tentang apa yang mereka inginkan untuk Probolinggo ke depan,” ujarnya.

Berbeda dari penjaringan aspirasi konvensional, peserta wajib mendaftar melalui formulir daring. Syarat utamanya bukan sekadar mengisi data diri, tetapi juga menyampaikan persoalan dan solusi untuk Probolinggo.

“Kalau di form tidak ada aspirasinya, mereka tidak dapat nomor pendaftaran. Otomatis mereka mengisi masalah apa yang dihadapi dan solusinya seperti apa. Semua itu kami dapatkan langsung dari peserta,” jelasnya.

Tak hanya menyerap aspirasi, event ini juga menggerakkan roda ekonomi rakyat. Setiap peserta hanya membayar Rp 50 ribu yang kemudian ditukar dengan kupon dan bisa dibelanjakan produk UMKM lokal.

“Kegiatan ini gratis, karena pendaftaran Rp 50 ribu dikembalikan lagi sebagai kupon yang bisa ditukar dengan barang UMKM. Jadi, ini running yang sangat murah, meriah, sekaligus membantu UMKM,” kata Oka.

JUARA: Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo bersama istri dan para juara Kraksaan Aspirasi Run berfoto bersama usai menyerahkan hadiah.
JUARA: Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo bersama istri dan para juara Kraksaan Aspirasi Run berfoto bersama usai menyerahkan hadiah.

Menurutnya, konsep ini dipilih karena tren olahraga lari sedang naik daun. Bisa menjadi pintu masuk efektif untuk menjaring aspirasi generasi muda.

“Sekarang yang booming itu, running. Kalau pakai metode klasik seperti rapat dan pertemuan, kurang diminati anak muda. Tapi, dengan acara seperti ini, terbukti, anak-anak muda justru antusias mengisi aspirasi yang sangat membangun,” terangnya.

Dari sisi ekonomi, efeknya terasa nyata. UMKM difasilitasi penuh, mulai dari produk hingga konsumsi peserta.

“Kami fasilitasi UMKM untuk produk dan makan-minum. Orang luar Probolinggo yang ikut jadi langsung mengenal rasa produk UMKM kita. Manfaatnya banyak sekali,” imbuhnya.

Peserta Kraksaan Aspirasi Run datang dari berbagai daerah. Bahkan, ada yang dari Nganjuk dan Kediri.

Mereka menaklukkan rute sejauh 7 kilometer dari Alun-Alun Kraksaan ke timur menuju lampu merah Pasar Sore Kraksaan Wetan. Kemudian, belok kiri menuju Desa Kalibuntu, lalu kembali ke Alun-Alun Kraksaan.

Sorak-sorai warga dan musik penyemangat berderet di sepanjang rute. Begitu juga dengan deretan stan UMKM. Warga menyebutnya sebagai “pesta rakyat di lintasan lari.”

Dari ribuan aspirasi yang masuk, beberapa poin krusial mencuat. Salah satunya soal kebutuhan pusat informasi lapangan kerja.

“Probolinggo harus punya pusat informasi lapangan kerja agar masyarakat mudah mengakses lowongan untuk menekan angka pengangguran,” ujar Oka.

PEMBERDAYAAN: Para peserta Kraksaan Aspirasi Run menyerbu stan UMKM yang menyediakan sejumlah menu makan. Peserta cukup menyerahkan kupon makan untuk ditukar.
PEMBERDAYAAN: Para peserta Kraksaan Aspirasi Run menyerbu stan UMKM yang menyediakan sejumlah menu makan. Peserta cukup menyerahkan kupon makan untuk ditukar.

Ia juga berharap Aspirasi Run mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepedulian lingkungan.

“Saya berharap Probolinggo terus berkembang menjadi daerah yang tidak hanya indah dan nyaman, tapi juga sehat dan aktif. Saya ingin masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, lingkungan, dan semangat kebersamaan,” tuturnya.

Selain itu, perbaikan infrastruktur dan penciptaan lingkungan kerja yang sehat juga menjadi perhatian utama.

“Saya berharap kesehatan masyarakat dijaga, infrastrukturnya diperbaiki, dan lingkungan pekerjaan bisa semakin nyaman. Intinya ada di pekerjaan dan kesehatan,” jelasnya.

Dengan suksesnya Kraksaan Aspirasi Run 2025, DPRD Kabupaten Probolinggo berjanji akan menjadikannya agenda rutin. “Insyaallah sampai ketemu lagi di Aspirasi Run 2026,” ujar Oka, optimistis. (mu/*)

Editor : Fahreza Nuraga
#2025 #aspirasi #dprd kabupaten pasuruan #Run #probolinggo #Kraksaan