KRAKSAAN, Radar Bromo - Cuaca ekstrem yang terjadi sejak Januari tidak hanya menyebabkan bencana.
Kurun tiga bulan terakhir, cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Probolinggo juga sering menimbulkan berbagai gangguan listrik.
Pohon tumbang akibat angin kencang menimpa jaringan listrik jadi penyebabnya. Ini mengakibatkan belasan tiang jaringan patah.
Manajer ULP PLN Rayon Kraksaan, Rechi Novriadi menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya perbaikan untuk memastikan pasokan listrik kembali normal.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengganti 15 tiang listrik yang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.
“Kami telah melakukan perbaikan dengan mengganti 15 tiang listrik yang rusak akibat cuaca ekstrem,” ujar Rechi Novriadi.
“Mayoritas gangguan terjadi di wilayah pegunungan, di mana angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang dan menimpa jaringan listrik. Terutama di daerah pegunungan seperti Kecamatan Krucil, Tiris, Pakuniran, dan Gading,” imbuh Rechi Novriadi.
Selain pohon tumbang, gangguan listrik juga terjadi akibat sambaran petir. Beberapa daerah yang terdampak di antaranya Binor, Paiton, dan Pakuniran.
Sambaran petir dapat merusak jaringan listrik dan peralatan distribusi, sehingga PLN harus melakukan perbaikan secepat mungkin untuk menghindari pemadaman berkepanjangan.
Rechi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pohon yang berada di dekat jaringan listrik.
“Masyarakat harus berhati-hati dan waspada terhadap pohon yang berada di sekitar jaringan listrik. Jika ada pohon yang berpotensi tumbang atau menyentuh kabel listrik, segera laporkan ke PLN agar dapat ditindaklanjuti sebelum menyebabkan gangguan lebih besar,” tambahnya.
PLN terus berupaya meningkatkan keandalan jaringan listrik dengan melakukan pemeliharaan rutin dan penanganan cepat terhadap gangguan.
Masyarakat yang mengalami kendala atau melihat potensi bahaya di sekitar jaringan listrik dapat menghubungi PLN melalui layanan pengaduan yang tersedia. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid