KRAKSAAN, Radar Bromo - Pasca libur natal dan tahun baru (Nataru). Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo kembali mengecek stok darah.
Dari seluruh stok darah yang ada saat ini hanya mampu bertahan selama sepekan.
Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho menjelaskan, evaluasi stok darah dilakukan secara rutin.
Serta dilakukan saat momen-momen tertentu ketika permintaan darah mengalami peningkatan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan stok darah yang dibutuhkan oleh pasien tetap tercukupi.
Begitu juga setelah libur nataru stok darah yang tersedia lebih diperhatikan. Agar mampu memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan.
“Stok yang ada saat ini begitu terbatas. Perlu ada penambahan stok. Stok darah yang ada saat ini hanya bisa bertahan selama sepekan,” ucapnya.
Persediaan darah UDD PMI Kabupaten Probolinggo sampai Rabu (3/1). Terdapat 119 kantong darah.
Ratusan stok darah tersebut terdiri dari golongan darah A tersedia 44 kantong, golongan darah B tersedia 42 kantong, golongan darah O tersedia 20 kantong. Sementara golongan darah AB tersedia 13 kantong.
Dari stok darah yang ada saat ini masih masuk kategori aman. Walaupun Demikian perlu ada penambahan.
Begitu juga stok darah golongan AB yang stok saat ini paling sedikit. Pasalnya pemilik golongan darah jenis AB hanya tersedia sedikit.
Dengan demikian perlu ada penambahan relawan yang memiliki golongan darah sejenis.
Permintaan harian kebutuhan darah tidak dapat ditebak. Sementara persediaan darah harus tetap ada.
Karena itulah saat berada pada kondisi apapun, baik ketika kondisi permintaan darah sedikit ataupun tinggi, Stok darah yang diperlukan harus terpenuhi.
“Pemenuhan stok darah untuk pasien yang membutuhkan haruslah tetap ada dan terpenuhi. Jika stok tidak ada cadangan stok maka kami akan mendroping kebutuhan dari UDD terdekat,” imbuhnya. (ar/fun)
Editor : Ronald Fernando