Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kurangi Emisi Karbon, PLTU Manfaatkan Tenaga Surya

Jawanto Arifin • Kamis, 31 Maret 2022 | 19:46 WIB
LEBIH IRIT: Panel tenaga surya milik PLTU di unit pembangkit PT Paiton Energy. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)
LEBIH IRIT: Panel tenaga surya milik PLTU di unit pembangkit PT Paiton Energy. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)
PAITON, Radar Bromo - Sekitar 7 juta ton batubara yang digunakan untuk PLTU di unit pembangkit PT Paiton Energy (PE) dan PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) dalam setahun. Untuk mengurangi emisi karbon dan penggunaan batubara, PE dan Pomi mulai memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Chief Financial Officer PT Paiton Energy, Bayu Widyanto mengatakan, dalam satu tahun untuk pembangkit listrik di unit 3-4 dan 7-8 membutuhkan sekitar 7 juta ton batubara. Selama ini, batubara itu didatangkan dari Kalimatan sekitar 7 juta ton dan selebihnya 1 juta ton dari Sumatera.

Nah, untuk menekan penggunaan batubara itu dan mengurangi emisi karbon. Pihaknya melakukan konservasi hutan rakyat di wilayah Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung penyediaan sumber energi terbarukan.

”Perusahaan membangun PLTS dari stasiun Photovoltaic (PV) untuk keperluan konsumsi sendiri. Dengan total kapasitas terpasang 1.013 kW dengan Sistem Tenaga Surya on-Grid,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo sambil menunjukkan PLTS yang sudah berhasil menghasilkan listrik kapasitas 1 Megawatt.

Proyek PLTS ini, dikatakan Bayu, dipasang di area pembangkit Paiton sekitar 689KW, atap gedung administrasi 65KW, dan atap balai rekreasi di perumahan Paiton 289KW. Termasuk listrik yang dihasilkan ini juga digunakan untuk mengisi daya eletric bus yang berfungsi sebagai transportasi karyawan sehari-hari.

”Untuk saat ini, listrik yang dihasilkan dari PLTS untuk keperluan konsumsi internal kami. Tapi, kami juga tengah menyiapkan pembangunan PLTS yang baru dengan kapasitas mencapai 4 megawatt atau 4.000 KW. Lahan kami sudah siap, tinggal pengerjaannya,” ungkapnya.



Berapa batubara yang berhasil dikurangi dengan adanya PLST? Bayu mengungkapkan, dengan PLTS kapasitas 1.013 KW, diperkirakan mengurangi penggunaan batubara sekitar 1.900 ton lebih dalam setahun. Begitu juga, dapat mengurangi emisi karbon ekoevalen sekitar 1.600 ton lebih. ”Solar PV 1 MW mengurangi emisi karbon setara 1.697 ton per tahun,” ungkapnya. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin
#energi matahari #pembangkit listrik tenaga surya #pltu paiton #plts