NGULING, Radar Bromo - Kasus ledakan yang diduga bondet di Dusun Parasan 2, Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, hingga kini masih didalami Polres Pasuruan Kota.
Dalam perkara ini, polisi belum menetapkan siapa orang yang akan jadi tersangka. Polisi menunggu keterangan Saiful Rizal, 35, yang saat ini dalam tahap pemulihan.
Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi atas kejadian ini. Saksi-saksi itu mulai tetangga, keluarga dan istri.
Tapi polisi jelas membutuhkan keterangan Saiful Rizal untuk mengungkap kasus ini. Karena dia orang yang paling tahu akan peristiwa yang terjadi Senin (7/7) silam itu.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengungkapkan, kasus ini masih dalam penyelidikan.
Sejauh ini kasus ledakan yang diduga bondet belum terungkap, lantaran pihaknya masih menunggu kesembuhan terduga pelaku Saiful Rizal untuk diperiksa.
“Masih belum. Kami masih menunggu pelaku untuk diperiksa,” katanya.
Walaupun Saiful Rizal mulai ada pemulihan, namun yang bersangkutan masih menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya. Dia merupakan saksi kunci dalam kasus ini.
Begitu juga soal motif Saiful Rizal membuat bondet hingga meledak di rumahnya.
Junaidi mengatakan, memang ada rumor perihal kaitannya dengan permasalahan rumah tangga Saiful Rizal dan istrinya yakni Ani, perempuan asal Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Diduga Saiful Rizal menyiapkan bondet untuk penyerangan, karena emosi. Sebelum akhirnya bondet meledak duluan.
Soal pemeriksaan Saiful Rizal, polisi akan menunggu kondisi korban benar-benar pulih. “Nanti akan diperiksa setelah kepulangan pelaku,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Senin (7/7) pagi lalu warga di Desa Sanganom, Kecamatan Nguling geger dengan adanya ledakan dari rumah Saiful Rizal.
Ledakan tak hanya membuat Saiful Rizal luka berat. Rumahnya juga hancur akibat ledakan. (zen/fun)
Editor : Abdul Wahid