Tempat parkir itu milik Agus, 45, warga Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Agus mengatakan, setiap hari hanya dirinya yang menjaga lokasi parkiran di Jalan Supriyadi, Kota Probolinggo itu. Sejak awal berdiri atau sudah lebih dari 3 tahun, aman-aman saja. Baru kali tempat parkirnya kebobolan. Dua motor sekaligus.
Menurutnya, pelaku masuk dan berlagak seperti pemilik motor. Seperti duduk di atas motornya sendiri. Karena itu, ia mengaku tak curiga. Apalagi, pelaku sengaja mengatur waktunya sama persis dengan jam pulang karyawan pabrik tekstil tersebut.
“Pelaku masuk lewat sawah. Saya kurang memperhatikan. Apalagi saat itu banyak sepeda motor yang hendak keluar. Mengingat waktunya karyawan pulang,” jelasnya ketika ditemui di lokasi parkirnya, Sabtu (2/7).
Kedua pelaku menggondol sepeda motor Honda Scoopy warna merah dan Yamaha Vixion warna putih. Bahkan, mereka keluar melalui pintu depan. Karena, hanya pintu ini satu-satunya akses keluar masuk tempat parkir milik Agus.
“Saat keluar, ya keluar seperti biasa. Saat itu, juga sedang ramai karyawan yang pulang dan keluar. Jadi, saya tidak curiga,” jelasnya.
Tak lama kemudian, ada karyawan laki-laki yang kebingugan. Sepeda motornya raib. Bahkan, ketika semuanya sudah pulang, motornya juga tidak ada.
“Saya tidak kenal keduanya (korban) orang mana. Pelat nomor serta apakah melapor atau tidak, saya juga tidak paham. Yang jelas saat itu kami bantu mencari. Karena tidak ketemu, akhirnya keduanya dijemput oleh saudaranya untuk pulang,” kata Agus.
Terpisah Kapolsek Mayangan Kompol Hermawan mengaku belum mendapatkan laporan dari korban. Namun, ia mengaku akan mencari tahu lebih lanjut. “Belum ada laporan. Nanti kami cari tahu dan dalami dulu,” ujarnya. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin