Dunia game atau permainan telah menjadi bagian dari budaya modern. Kini, game tak hanya identik dengan anak-anak kecil, bahkan orang dewasa juga senang mengeksplorasi tempat permainan atau game center.
Di Kota Probolinggo, hampir setiap pertokoan besar memiliki arena bermain atau game zone. Tempat ini menjadi salah satu jujugan yang banyak digemari pengunjung mall.
Di area ini biasanya disediakan berbagai macam game. Mulai dari permainan sederhana untuk anak-anak hingga game yang kompleks untuk pemain dewasa.
Baik anak-anak maupun orang dewasa dapat menemukan hiburan dan pelarian dari stres sehari-hari melalui bermain game. Game memberikan kesempatan untuk melepaskan diri sejenak dan menikmati waktu bersama dengan teman atau keluarga.
Ini yang dilakukan Nazhima Zahra Shafira Putri, 16, bersama dua temannya. Ia tampak sedang bersenang-senang di salah satu game zone dalam mall di Jalan Dr. Soeutomo, Kota Probolinggo.
“Biasanya kami ke sini ketika weekend, seperti Sabtu-Minggu. Tentunya harus seizin pengurus asrama sekolah atau dalam pengawasan orang tua,” jelas remaja yang kini duduk di kelas X sebuah SMA di Kota Probolinggo ini.
Pertama, Zahra mencoba permainan Street Basketball bersama teman-temannya. Permainan ini cukup mudah dilakukan. Hanya dengan memasukkan bola basket ke ring. Namun, pada tahap kedua, permainan akan lebih menantang. Sebab, ring dapat bergerak ke kanan dan ke kiri.
“Bola basketnya harus masuk ke ring. Bila masuk, nanti dapat poin yang nantinya akan dikonversi ke dalam bentuk tiket. Makin banyak dan cepat memasukkan bola ke ring, makin besar poinnya. Tentu hasil tiketnya juga lebih banyak,” jelas gadis asal Kabupaten Situbondo ini.
Setelah itu, Maulidia Eka Wiliamarta, 16, bermain permainan Monster Drop Extreme. Katanya, permainan ini juga cukup mudah untuk dimainkan. Namun, tetap membutuhkan insting dan ilmu perkiraan yang bagus.
“Nanti ada bola yang turun disediakan di atas pipa. Kemudian, ada tombol start yang dapat dipencet oleh pemain kapan saja. Saat tombol itu dipencet, maka bola akan turun melewati pipa menuju lubang-lubang yang telah disediakan oleh permainnnya,” katanya.
Eka mengatakan, bola tersebut nantinya akan mengelinding ke salah satu lubang, di mana setiap lubang sudah ada nilainya masing-masing. “Ada yang 15, 20, 35, sampai paling besar jackpotnya 75. Makanya harus fokus saat bermain, agar bolanya bisa masuk ke lubang yang bernilai 75 poin. Kalau bisa masuk ke sana, dapat 75 tiket,” jelasnya.
Ada juga permainan Amazing Hammer dan Fishing Island. Permainan Amazing Hammer berupa memukul telur ayam menggunakan alat bantu berupa palu plastik. Ketika ada gambar ayam maupun telur yang muncul di layar sentuh permainan, harus dipukul menggunakan palu plastik yang telah disediakan hingga telurnya pecah.
“Sementara kalau Fishing Island itu memancing ikan. Harus bisa menangkap ikan jackpot. Tadi kami berhasil dapat jackpot senilai 500. Akhirnya, dapat 500 tiket. Lumayan, kami memang mencari permainan yang berhadiah tiket agar nantinya bisa ditukarkan dengan hadiah,” katanya. (gus/rud)
Bisa Latih Kreativitas dan Refreshing
MAIN game bisa mendapatkan kesenangan ganda. Selain bisa senang-senang ketika ngegame, dalam permainan ini juga bisa menambah teman. Juga melatih kreativitas.
Seperti diungkapkan Nadhisa Ayu Listi Abdulla, 16. Cewek asal Kota Pasuruan, ini mengaku sering bermain di game zone. Bahkan, sejak sebelum memutuskan bersekolah di Kota Probolinggo.
“Dulu mainnya bersama keluarga dan teman-teman sekolah di Kota Pasuruan. Biasanya setiap Minggu. Berhubung sekarang sekolah di sini (Kota Probolinggo), jadi mainnya di Kota Probolinggo bersama keluarga dan teman,” katanya.
Menurut Nadhisa bermain bersama keluarga dan teman di area game zone sangat menyenangkan. Selain untuk mempererat rasa sayang antara teman dan keluarga, juga untuk melatih kreativitas.
“Bisa jadi ajang suasana kebersamaan. Nanti bisa foto atau ambil video bersama ketika main. Menghilangkan stres juga dan bahkan bisa mendapatkan hadiah,” katanya.
Menurutnya, tidak ada game favorit bagi mereka bertiga. Semua game memiliki keseruan dan tantangannya masing-masing. Sebelum permainan dimulai, pemain wajib memiliki kartu bermain. Bentuknya hampir sama dengan kartu ATM, namun di dalamnya berisi saldo atau billing untuk bermain.
“Setiap permainan tarifnya berbeda-beda. Ada yang Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Namun, kami tidak memandang hal tersebut, yang penting seru-seruan saja. Sambil mengumpulkan tiket,” katanya, sambil tersenyum.
Nadhisa mengaku pernah mengumpulkan sampai 3.000 tiket selama sebulan. Tiket ini dikumpulkan bersama keluarganya. “Hampir setiap Minggu main. Tiketnya dikumpulkan, sebulan dapat segitu. Lalu saya tukarkan jadi microwave saat itu. Kemudian main lagi, kumpulkan lagi, tukarkan jadi mesin pembuat croffle. Pokoknya banyak yang saya dapat dari main game ini,” tuturnya.
Ayah Nadhisa, Abdullah, mendukung putrinya bermain game. Bahkan, ia juga sering mendampinginya. Mmenurutnya, bermain di game zone dapat meningkatkan kreativitas anak dan menghilangkan stres.
“Setelah seminggu belajar di sekolah, waktunya refreshing. Terlebih di arena bermain seperti ini saya rasa suasananya nyaman dan aman untuk anak-anak bermain. Biasanya yang berikan budget Rp 100 ribu untuk mengisi billing permainan, tidak boleh lebih dari itu,” katanya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando