Satu unit mobil sebagai hadiah utama pada acara Mlaku Bareng Gus Dokter Mufti dimenangkan Tijaniyatul Mutmainnah, 30. Perempuan asal Dusun Kokonan, RT 005/RW 002, Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, itu langsung bersujud syukur di atas panggung. Mobil itu rencananya akan digunakan untuk mengembangkan usahanya yang dirintis di rumah.
ARIF MASHUDI, Kraksaan, Radar Bromo
Sekitar pukul 11,00, Gus Dokter Mufti mengundi hadiah utama mobil di acara Mlaku Bareng Gus Dokter Mufti, Sabtu (23/9) di Alun-alun Kraksaan. Setelah mengocok beberapa kali puluhan ribu kupon di kotak kaca, Mufti mengambil satu kupon dan langsung dibacakan.
Nomor kupon itu 020430. MC pun membacakan nomor kupon itu sampai tiga kali. Hingga akhirnya, seorang perempuan berlari dari arah barat alun-alun ke arah panggung. Dialah Tijaniyatul Mutmainnah, pemilik kupon dengan nomor 020430.
Sesampai di panggung, nomor kupon itu dicocokkan oleh Gus Mufti. ”Alhamdulillah. Nomor kupon yang dibawa sama, cocok,” ujar Gus Dokter Mufti memastikan ke seluruh peserta Mlaku Bareng.
Iin, sapaan akrab Tijaniyatul pun langsung menangis. Dia pun bersujud syukur di panggung. Gus Mufti pun mendekati dan mengajaknya berdiri.
Dia sempat bebincang sebentar dengan Tijaniyatul. Memastikan akan digunakan untuk apa mobil itu nantinya.
“Apakah ibu memiliki usaha di rumah? Karena hadiah utama mobil ini diharapkan dapat mendukung untuk pengembangan usaha atau UMKM. Sehingga, UMKM dapat semakin berkembang dan perekonomian meningkat,” kata Mufti.
Iin mengaku, dirinya memiliki usaha tempat fotokopi dan toko ATK (alat tulis kantor). Karena itu, dia berniat menggunakan mobil itu untuk mengembangkan usahanya.
“Alhamdulillah, mobil ini mau saya pakai sendiri. Buat kulakan usaha fotokopi dan ATK,” ujarnya.
Iin sendiri mendengar informasi ada acara Mlaku Bareng Gus Dokter Mufti di Alun-Alun Kota Kraksaan dari temannya yang merupakan Pejuang Kebaikan. Beberapa hari sebelum acara, dia pun mendaftar bersama suaminya. Mereka dapat masing-masing satu kupon.
”Alhamdulillah, ini pertama kali saya dapat hadiah di acara jalan sehat. Dulu sering ikut acara jalan sehat, tapi tidak pernah dapat hadiah. Sekarang Alhamdulillah, Mlaku Bareng Gus Dokter Mufti, Allah berikan hadiah mobil,” ungkapnya.
Iin sendiri memang sangat ingin mendapat hadiah utama itu. Karena itu, malam hari sebelum acara Mlaku Bareng, dia dan suaminya salat malam. Berdoa, meminta pada Allah untuk ditakdirkan mendapatkan hadiah utama mobil. Setelah itu, dirinya pun memasrahkan kepada Allah.
Selepas salat Subuh, rencana ikut Mlaku Bareng itu sempat akan dibatalkannya. Sebab, anaknya yang masih usia 1 tahun ternyata sakit dan rewel. Hingga akhirnya, sekitar pukul 05.45 dia dan suami tetap memutuskan berangkat dan ikut Mlaku Bareng.
”Anak saya titipkan ke saudara karena kurang sehat. Saya sampai di alun-alun pukul 6.30. Saya dan suami langsung gabung ke titik start,” ujarnya.
Setelah berjalan sejauh sekitar 5,5 kilometer, Iin pun menunggu pengundian hadiah dengan sabar. Dia sempat gelisah saat itu. Karena nomor kuponnya tak kunjung disebut.
Namun, dia dan suami tetap bertahan. Menunggu hingga undian hadiah utama mobil. Dan keputusan Iin terbukti benar. Saat hadiah utama mobil diundi, ternyata nomor yang keluar sama dengan nomor kupon yang dipegangnya.
Iin dan suaminya kaget. Mereka tidak percaya. Saking tidak percayanya, Iin dan suami sempat bingung. Tidak langsung berdiri saat nomornya disebut.
”Beberapa saat kemudian, saya lari ke panggung. Ternyata dicek benar nomor kupon saya. Mobil ini saya pakai sendiri untuk usaha fotokopi dan ATK,” ungkapnya.
Usaha fotokopi itu diakui Iin, dirintisnya sejak menikah dengan suaminya, Hamid Rudi Hartono, 30, pada tahun 2021. Saat itu dia melihat prospek usaha fotokopi di desanya masih bagus. Karena tempat fotokopi dan ATK jauh.
”Saya dulu sempat jadi guru. Tapi, setelah menikah dan punya anak, memutuskan untuk berhenti. Kemudian membuka usaha sendiri,” ujar perempuan lulusan Universitas Kanjuruhan Malang, jurusan matematika itu. (hn)
Editor : Jawanto Arifin