Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Bawang di Pasar Dringu Naik tapi Stok Minim

Jawanto Arifin • Sabtu, 1 Januari 2022 | 18:59 WIB
RAMAI: Aktivitas di Pasar Bawang Dringu. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)
RAMAI: Aktivitas di Pasar Bawang Dringu. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)
KRAKSAAN, Radar Bromo - Petani bawang di Probolinggo harus mendapati harga bawang yang turun drastis. Tapi mulai Selasa (28/12), harga mulai merangkak naik. Meski begitu, stok bawang saat ini minim.

Sutaman, Kepala pasar bawang Dringu mengatakan jika harga bawang saat ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari harga bawang kualitas bawang rendah sampai yang super.

"Harga bawang kecil Rp 7.000-8.000; tanggung kecil Rp 13.000 - 14.000; tanggung besar Rp 15.000 - 16.000; bawang besar Rp 18.000 -19.000 dan Harga bawang super 21.000 - 22.000. Ini sudah mengalami kenaikan cukup signifikan," ujarnya.

Kenaikan itu, kata Sutaman, terjadi jika dibandingkan dengan harga bawang merah pada sepekan sebelumnya. Yakni harga bawang kecil Rp 5.000 - 6.000; tanggung kecil Rp 10000 - 11.000; tanggung besar: Rp 12.000 - 13.00; bawang besar Rp 14.000 -15.000; dan Harga bawang super: 17.000 - 18.000.

"Kenaikan ini diakibatkan karena banyak petani bawang yang gagal panen. Penyebabnya musim hujan ini," jelasnya.

Meski ada kenaikan, lanjut Sutaman, stok bawang merah di Pasar Bawang Dringu saat ini masih minim. "Banyak yang gagal panen. Rata-rata bawang yang masuk ke pasar itu tidak lebih 30 Ton. Ini akibat gagal panen," jelasnya.



Dengan adanya gagal panen tersebut, menurut Sutaman, cukup mempengaruhi produktifitas tanam. Itu digambarkannya, banyak para petani bawang merah yang enggan menanam.

"Stok bibit bawang milik para pengepul maupun penjual masih sangat banyak. Ada kalau ribuan ton tak terjual. Ini menandakan bahwa para petani banyakan yang enggan menanam," kata Sutaman. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin
#harga bawang #bawang probolinggo #pasar bawang dringu