BANGIL, Radar Bromo – Kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih, terus menjadi perhatian Pemkab Pasuruan.
Pemenuhan kebutuhan air bersih itu dilakukan, dengan pembangunan Penyediaan dan Pengelolaan Air Bersih (PPAB) dan sumur bor.
Tahun ini, Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana hingga Rp 4,6 miliar. Dana tersebut diperuntukkan dalam membangun PPAB dan sumur bor di 21 titik.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hario Hartoko menguraikan, kebutuhan air bersih di Kabupaten Pasuruan baru terpenuhi sekitar 73 persen.
Karenanya, pembangunan PPAB dan sumur bor diperlukan, agar kebutuhan masyarakat tersebut, terpenuhi.
"Terutama di daerah-daerah rawan kekeringan, dan daerah-daerah rawan stunting," bebernya.
Ia menguraikan, pembangunan PPAB bakal direalisasikan di sebelas titik.
Menyebar di beberapa kecamatan, mulai dari Prigen, Pandaan, Kraton, Gempol, Purwosari, Purwodadi, Pasrepan dan Puspo.
Sedangkan untuk sumur bor, total ada 10 titik. Lokasinya ada di Kecamatan Beji, Gempol, Pandaan, Sukorejo, Gondangwetan dan Pasrepan.
Menurut Hario, anggaran Rp 4,6 miliar dialokasikan. "Untuk pembangunan PPAB disiapkan Rp 3 miliar. Sementara sumur bor, Rp 1,6 miliar,” sampainya. (zal/one)
Editor : Fahreza Nuraga