Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Usai Dilalap Api, Pedagang Pasar Gondanglegi Minta Pasar Dibangun Ulang

Jawanto Arifin • Sabtu, 1 April 2023 | 17:38 WIB
TINJAU: Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan saat meninjau kondisi Pasar Gondanglegi usai dilalap api, Jumat (31/3). (Iwan Andrik/Radar Bromo)
TINJAU: Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan saat meninjau kondisi Pasar Gondanglegi usai dilalap api, Jumat (31/3). (Iwan Andrik/Radar Bromo)
BEJI, Radar Bromo - Pedagang Pasar Gondanglegi ingin pasar yang terbakar dibangun ulang. Sementara, pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan, kebutuhan krusial saat ini adalah tempat berjualan baru untuk pedagang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rusdi Sutejo dan Andri Wahyudi yang datang ke pasar Jumat (31/3), mengaku prihatin dengan nasib para pedagang yang menjadi korban kebakaran. Karena itulah, keduanya datang untuk melihat langsung kondisi pasar setelah terbakar.

Menurut Rusdi, kebakaran itu memicu kerusakan dan kerugian besar bagi pedagang. Lapak mereka rusak. Barang dagangan mereka yang terbakar pun ludes. “Ini sungguh sangat memprihatinkan,” ungkap Rusdi yang kemarin banyak berbincang dengan pedagang.

Ia mengatakan, para pedagang ingin Pasar Gondanglegi dibangun ulang. Tapi, pembangunan ulang jelas butuh waktu dan biaya.

“Yang jelas, untuk saat ini yaitu bagaimana mereka tetap bisa berjualan. Misalnya dengan pembangunan lapak darurat di sekitar lokasi,” timpalnya.

https://radarbromo.jawapos.com/daerah/bangil/31/03/2023/jelang-sahur-api-hanguskan-pasar-gondanglegi/



Pendamping Pedagang Pasar Gondanglegi Ayik Suhaya menambahkan, pedagang memang ingin Pemkab Pasuruan membangun ulang pasar setempat. Tidak lagi menganaktirikan Pasar Gondanglegi.

“Tidak ada kata lain. Pembangunan ulang menjadi harga mati,” sampainya.

Hal senada diungkapkan Suryono Pane, pendamping pedagang Pasar Gondanglegi lainnya. Pane–sapaannya–menyebut, Pasar Gondanglegi terbilang potensial. Sebab, setiap hari aktivitas di sana terbilang ramai.

Namun, oleh Pemkab Pasuruan hendak dimatikan. Lalu, para pedagang akan direlokasi ke pasar Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

“Pasar di sini kan masih potensial. Harusnya dibangun dan dimodernisasi. Bukan malah dimatikan. Sebab, pedagang juga tak mau kalau disuruh pindah,” bebernya.

https://radarbromo.jawapos.com/daerah/bangil/31/03/2023/pedagang-curiga-pasar-gondanglegi-sengaja-dibakar-ini-alasannya/



Untuk itulah, ia berharap agar legislatif bisa memperjuangkan aspirasi pedagang. Yaitu, bisa tetap berjualan.

Wakil Ketua DPRD Andri Wahyudi menegaskan, bakal memperjuangkan aspirasi para pedagang. Karena itu, pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait untuk audiensi.

“Kami akan mengundang eksekutif untuk beraudiensi, bagaimana menata Pasar Gondanglegi tersebut,” jelasnya.

Seperti diberitakan, puluhan kios Pasar Gondanglegi terbakar. Kebakaran itu berlangsung Kamis dini hari (30/3). Sesuai pedataan ulang yang dilakukan Paguyuban Pasar Gondanglegi, ada 25 kios yang hangus terbakar dari 125 kios yang ada.

Kebakaran itu pun memicu spekulasi. Ada yang menyebut korsleting listrik. Namun, ada pula yang menyebut sengaja dibakar.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diana Lukita Rahayu sebelumnya menegaskan, pihaknya akan mengambil sejumlah langkah. Agar para pedagang mendapat tempat yang lebih layak untuk berjualan. Salah satunya dengan mengarahkan mereka berjualan ke Pasar Desa Cangkringmalang. (one/hn) Editor : Jawanto Arifin
#pasar gondanglegi #kebakaran pasuruan #pasar terbakar