KANIGARAN, Radar Bromo - Kedai Ant, sebuah kedai kopi di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, tiba-tiba saja dilurug orang tak dikenal Senin (28/4) sore.
Segerombolan anak muda yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 20 orang itu datang dan mengacak-acak seisi kedai. Beberapa bahkan sempat bentrok dengan pegawai kedai tersebut.
Pemilik kedai, Habiburrohman mengaku, tak tahu siapakah segerombolan orang tersebut.
Mereka tiba-tiba datang dan membabi buta. "Saya tidak kenal sama sekali, kalau kenal ya saya tanyakan maksudnya apa,” katanya.
Beberapa tanaman dan meja-meja serta kursi di kedai tersebut dirusak.
Saat itu tak terlalu banyak pengunjung. Namun, sebagian pengunjung maupun karyawan kaget dan ketakutan.
Habib–panggilannya–menyesalkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, motif dari kejadian itu adalah kedainya disangka berpihak pada salah satu kelompok.
Sehingga, diduga kelompok lain tak terima dan melakukan pemberontakan di kedainya.
Habib menekankan bahwa kedai miliknya itu adalah tempat umum, sehingga semua pihak boleh saja datang berkunjung. “Ini kan public space, siapa pun boleh datang. Kami tekankan kami netral,” katanya.
Atas kejadian itu, dirinya mengalami kerugian jutaan rupiah. Dia berharap kepolisian dapat mengusut tuntas masalah ini, sehingga tak ada kejadian serupa yang terulang terlebih di tempat-tempat umum.
“Setidaknya pelaku dapat diberikan shock terapy sehingga tidak seperti ini lagi,” tuturnya.
Di sisi lain, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Zaenal Arifin mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan olah TKP sesaat setelah kejadian.
Bahkan kini, beberapa orang yang berada di TKP saat itu sudah diamankan.
“Kami sudah amankan beberapa orang. Lebih dari tiga orang. Tapi apa keterlibatan beberapa orang ini, masih kami selidiki,” pungkasnya. (ran/fun)
Editor : Muhammad Fahmi