PROBOLINGGO-Radar Bromo-Agus Sumantri, 41, mendatangi markas Polres Probolinggo Kota, Kamis (7/11).
Warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu datang untuk melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya.
Ia mengaku dianiaya oleh seorang oknum polisi berinisial GT, yang diduga merasa cemburu karena menduga Agus memiliki hubungan dekat dengan istrinya, IV.
Menurut keterangan Agus, perkenalannya dengan IV terjadi sekitar sembilan bulan lalu.
Saat itu, Agus menjadi sopir yang mengantar IV dalam perjalanan wisata ke Gunung Bromo.
"Waktu itu saya kebetulan yang menyopiri kendaraannya ke Gunung Bromo. Saya terkejut ternyata IV yang memesan jasa antar itu, karena dia adalah teman sekolah saya dulu," ujar Agus.
Seiring berjalannya waktu, Agus dan IV beberapa kali saling berinteraksi di media sosial.
Agus mengaku pernah mengomentari salah satu video TikTok yang diunggah IV dengan memuji kecantikannya.
Menurutnya, hal tersebut wajar karena TikTok merupakan media sosial yang bisa diakses publik.
"Saya hanya memberikan komentar biasa. Lagipula, TikTok kan konsumsi publik," ungkapnya.
Agus juga menyebut bahwa pertemuan-pertemuan berikutnya dengan IV terjadi secara kebetulan dan tanpa ada niatan khusus.
"Kami beberapa kali bertemu, tetapi itu semua tidak direncanakan. Entah bagaimana, tapi pertemuan kami memang kebetulan," tambahnya.
Agus mengaku beberapa waktu lalu, GT sempat memberi peringatan kepada Agus agar tidak bertemu lagi dengan istrinya.
Agus menegaskan bahwa hubungan antara dirinya dan IV tidak melibatkan tindakan intim.
"Saya bilang ke suaminya, kami tidak melakukan hal yang tidak pantas. Hanya bertemu tanpa disengaja. Kalau ada bukti saya tidur dengan istrinya, barulah itu disebut perselingkuhan," tegasnya.
Namun, kejadian yang memicu laporan Agus terjadi pada Rabu (7/11). Saat itu, Agus sedang makan di sebuah warung masakan Padang di Kota Probolinggo.
Secara tiba-tiba, IV datang ke tempat yang sama dan menyapanya. Tidak lama kemudian, GT muncul dan langsung menghampiri Agus. Tanpa banyak bicara, GT memukul wajah Agus menggunakan gelas.
"Bibir saya lebam dan gigi saya patah. Ini saya mau laporan," ujarnya.Agus pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Probolinggo Kota.
Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Riyanto mengatakan, dirinya masih ada kegiatan di luar. "Jadi terkait hal tersebut, kami masih belum tau secara detail," ungkapnya. (gus/fun)
Editor : Fandi Armanto