NGULING, Radar Bromo - Tembok Penahan Tanah (TPT) di jalan penghubung antara Desa Sanganom, Kecamatan Nguling dengan Desa Welulang, Kecamatan Lumbang, ambrol Sabtu (28/2) malam.
Hujan deras dengan durasi lama, menjadi pemicu longsornya TPT tersebut.
TPT ambrol yang letaknya masuk Dusun Tanjung Anom, Desa Sanganom itu memiliki panjang 20 meter.
Lebar empat meter dan tinggi empat meter. BPBD Kabupaten Pasuruan memasang terpal.
Warga memperkirakan akan semakin melebar ketika hujan deras kembali terjadi.
Sekretaris Desa Sanganom, Usman, mengatakan, hujan deras mengguyur kawasan setempat, Sabtu (28/2) sore.
Guyuran hujan berlangsung sampai malam. Hingga sekitar pukul 23.00 TPT di jalan Dusun Tanjung Anom, longsor.
“Kejadiannya malam. Kami mendapati laporan langsung mengecek lokasi,” sampainya.
Khawatir semakin melebar, pihaknya langsung meneruskan kejadian itu ke BPBD Kabupaten Pasuruan.
Keesokan harinya, Minggu (1/3), petugas ke lokasi untuk melakukan asesmen.
Menurut Usman, TPT yang ambrol tersebut rawan melebar, ketika hujan deras kembali terjadi.
Karena itu, petugas BPBD sudah meninjau dan memasang terpal pada area TPT yang ambrol. Koordinasi sudah sampai ke dinas terkait.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, tim sudah mendatangi lokasi.
Bahkan, penanganan darurat dilakukan. Yakni dengan pemasangan terpal.
“Kami lakukan pemasangan terpal. Dan sudah koordinasi ke pihak terkait, untuk penangan permanennya,” jelasnya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin