WONOREJO, Radar Bromo-Ruas jalan Malang-Pasuruan tepatnya di dekat pabrik Satoria, Wonorejo, Kabupaten Pasuruan mendadak heboh, Selasa (16/12) pagi.
Ini setelah ditemukan sesosok tubuh perempuan di sebuah parit yang sudah tidak bernyawa.
Saat ditemukan, pakaiannya masih lengkap. Bahkan di kepalanya masih mengenakan helm warna pink.
Korban diketahui Faradila Amalia Najwa, 21. Dari hasil penelusuran identitas, korban adalah warga Desa/Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo yang statusnya mahasiswi UMM Fakultas Hukum angkatan tahun 2024.
Saat ditemukan ia menggunakan jaket hitam, celana panjang krem dan memakai helm. Jenazah korban saat ini dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diotopsi.
Kali pertama yang menemukan mayat tersebut adalah Rohim, 45, warga Desa Klampisrejo, Kecamatan Kraton.
Saat itu sekitar pukul 06.30, Rohim hendak memanen jagung miliknya yang berlokasi di pinggir jalan raya dekat pabrik Satoria. Ia memarkirkan mobilnya di sisi timur jalan.
Saat hendak menuju sawah miliknya yang terletak di sisi timur jalan, ia melihat ada benda seperti sesosok tubuh. Begitu didekati, sesosok tubuh itu ternyata seorang perempuan dalam kondisi telungkup dan tidak begerak di dalam parit sisi timur jalan itu.
Rohim yang terkejut dan melaporkan kejadian itu pada temannya, Suud, 55, warga Desa/Kecamatan Wonorejo yang juga hendak memanen jagung.
Suud lantas melaporkan penemuan seorang perempuan yang tertelungkup itu pada kades setempat, Lukman Hakim.
Laporan ini diteruskan kades pada Polsek. Tidak lama sekitar pukul 07.00, petugas polsek datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Seketika itu ruas jalan raya Wonorejo, ramai akan orang.
"Penemuan mayat oleh warga ketika saat mau panen jagung sekitar jam 06.30. TKP berada di Dusun Kauman, Desa Wonorejo. Saat ini (kemarin, red) korban sudah dibawa ke RS. Bayangkara untuk dilakukan otopsi," jelas kades Lukman Hakim.
Penemuan jenazah ini sempat viral di sosial media. Ada yang menduga Faradila adalah korban kecelakaan. Ada yang menyebut kemungkinan Faradila menjadi korban begal. Bahkan ada yang menduga Faradila dibunuh lalu mayatnya dibuang di parit.
Hanya saja warga masih bertanya, jika memang dibunuh, mengapa mayatnya dibuang di parit. Padahal TKP sebenarnya dekat dengan pabrik Satoria yang sebenarnya sering dilalui banyak orang. Selain itu korban masih mengenakan helm dan pakaian lengkap.
“Mungkin korban tabrak lari atau dibegal, lalu korban terjatuh ke parit hingga meninggal dunia,” kata salah satu warga.
Di TKP, polisi langsung mencari identitas. Hingga diketahui mayat tersebut adalah Faradila, warga Tiris.
Dari penelusuran radarbromo.jawapos.com diketahui korban berstatus mahasiwi UMM Malang. Dia juga tercantum sebagai alumni SMAN 1 Tiris angkatan 2023. (riz/fun)
Editor : Fandi Armanto