
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, terus menunjukkan komitmennya, dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui langkah inovatif, Pemdes Nguling memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) yang sebelumnya kurang produktif, menjadi sebuah kolam pancing modern yang diproyeksikan menjadi mesin ekonomi baru bagi warga setempat.
Pembangunan fasilitas ini, merupakan bagian dari visi jangka panjang Kepala Desa Nguling, Edi Suyitno.
Kolam pancing dengan dimensi 70 meter x 22 meter serta kedalaman 1,5 meter ini, mulai dikerjakan pada awal tahun 2024, dan rampung dalam waktu relatif singkat.

Berlokasi di Dusun Pasar, letak kolam ini sangat strategis. Karena berada di jantung aktivitas warga dan berdekatan dengan akses publik.
"Kami ingin menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung. Kolam pancing ini bukan sekadar tempat menyalurkan hobi. Tapi bagian dari kawasan terpadu, yang berdampingan dengan pujasera dan taman bermain keluarga. Jadi, sementara bapaknya memancing, ibu dan anak-anak bisa bersantai di taman atau menikmati kuliner," ujar Edi Suyitno.
Pemilihan komoditas ikan lele, bukan tanpa alasan. Menurut Edi, lele memiliki basis penggemar yang sangat luas di masyarakat dibandingkan jenis ikan lainnya.
Selain itu, kolam pancing ini, juga berfungsi sebagai instrumen ketahanan pangan tingkat desa.
Respon masyarakat terbukti sangat masif. Saat launching resmi yang digelar pada 3 Mei lalu, tercatat sebanyak 184 peserta memadati area kolam.



