Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar menjelaskan, ada 81 titik drainase yang akan dibenahi pada 2022 ini. Lokasinya tersebar di sejumlah lokasi. Di antaranya, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji; di Tebas, Kecamatan Gondangwetan; dan sejumlah lokasi lain.
”Pembangunan drainase ini diperlukan untuk menghindari genangan air di jalan ketika hujan,” katanya.
Peningkatan dan pembangunan drainase tersebut disiapi dana Rp 12,5 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dalam APBD 2022. Untuk setiap titik dialokasikan dana berbeda. Ada Rp 121 juta hingga Rp 162 juta, bahkan lebih.
Menurut Cahyo, anggaran pembangunan drainase tahun ini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Pada 2021, Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana hingga Rp 6 miliar. Saat itu, ada 58 titik drainase yang direalisasikan.
”Tahun ini anggarannya dua kali lipat. Lebih banyak pula drainase yang dibangun,” tambahnya. (one/far) Editor : Jawanto Arifin