Perumdam Tirta Umbulan Kota Pasuruan Terima 651 Pengaduan Pelanggan

PASURUAN, Radar Bromo - Persoalan aliran air bersih yang menyala kecil atau bahkan padam total, masih menjadi tantangan yang terus dibenahi oleh Perumdan Tirta Umbulan Kota Pasuruan.
Sepanjang periode Januari hingga September tahun ini, badan usaha milik daerah tersebut, tercatat menerima total 651 laporan pengaduan dari para pelanggan.
Direktur Perumdam Tirta Umbulan Kota Pasuruan, Yudi Wibowo, mengungkapkan volume pengaduan yang masuk sepanjang tahun ini, terhitung cukup tinggi.
Jika dirata-rata, ada sekitar 72 laporan keluhan, yang diterima oleh pihak manajemen setiap bulannya.
Mayoritas pelanggan, mengeluhkan kondisi air yang mengalir tidak normal atau padam.
Dari total 651 laporan yang masuk. Sebanyak 641 laporan di antaranya, telah berhasil diselesaikan oleh tim teknis di lapangan.
Sementara itu, 10 pengaduan sisanya saat ini masih berada dalam proses penanganan intensif.
Yudi menjelaskan, gangguan distribusi air bersih tersebut, umumnya dipicu oleh adanya sumbatan pada pipa utama, yang berlokasi di wilayah Winongan dan Gondangwetan.
Selain sumbatan, beberapa titik pipa juga ditemukan mengalami keretakan, akibat beban tekanan dari luar.
"Kondisi ini dipicu oleh arus lalu lintas yang cukup padat dan sering dilewati oleh truk-truk besar, di atas jalur pipa. Kerusakan fisik pada instalasi inilah, yang menyebabkan aliran air ke rumah warga menjadi terkendala," ujar mantan Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo tersebut.



