
PASURUAN, Radar Bromo-Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green belum berimbas pada pembelian BBM di Kota Pasuruan. Hingga Rabu siang, sejumlah SPBU terlihat lengang.
SPBU 5467150 Kebonagung, Kota Pasuruan misalnya, area pengisian didominasi pengguna Pertalite. Sebagian besar adalah kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi roda empat.
Meski demikian, beberapa mobil pribadi terlihat tetap mengisi Pertamax.
Supervisor SPBU Kebonagung Rio Ellens, 30, menjelaskan belum ada lonjakan antrean pembeli sejak pengumuman resmi kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green pada Rabu dini hari.
Meski demikian, dia memprediksi kenaikan harga Pertamax akan memicu peralihan konsumsi ke Pertalite.
Rio bahkan mengaku sudah menerima sejumlah pertanyaan dari kerabat dan konsumen melalui pesan singkat terkait skema peralihan tersebut.
"Banyak yang bertanya bagaimana jika pindah ke Pertalite. Rata-rata mereka sebelumnya adalah pengguna rutin Pertamax," kata Rio yang sudah 1,5 tahun menjabat sebagai supervisor ini.
Baca Juga: Keluhan Warga Probolinggo usai Harga Pertamax Meroket, Biaya Perjalanan Dinas ASN Juga Membengkak
Rio pun mengingatkan, konsumen Pertamax yang ingin beralih ke Pertalite wajib mengikuti regulasi yang berlaku.
Mereka harus menggunakan barcode subsidi tepat. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi resmi atau dibantu langsung oleh petugas di SPBU.



