
MAYANGAN, Radar Bromo-Pemkot Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU untuk menindaklanjuti antrean panjang di SPBU di kota, Kamis (22/10).
Hasilnya, antrean di SPBU diduga kuat terjadi karena adanya peningkatan konsumsi BBM subsidi dan punic buying dari masyarakat.
Tim yang dipimpin Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan itu sidak ke SPBU Pertamina 53.672.22 Jalan Soekarno Hatta.
Di lokasi itu, terlihat antrean pengendara roda dua maupun roda empat yang hendak membeli BBM subsidi (Pertalite dan Biosolar). Namun antrean kendaraan tidak sampai mengular ke jalan raya.
Titik berikutnya, tim sidak ke SPBU Pertamina 5467218 di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kademangan Kota Probolinggo.
SPBU dekat Terminal Bayuangga itu tampak lebih lengang. Antrean pembelian BBM subsidi Pertalite dan Biosolar tidak terlalu panjang.
Budiono mengatakan, sidak dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang dan punic buying atas isu kelangkaan BBM yang beredar di media sosial (medsos). Sebelumnya, tim DKUP juga sudah keliling monitoring aktivitas layanan SPBU di wilayah Kota Probolinggo.
”Alhamdulillah, kami lakukan sidak dan antrean pembelian BBM subsidi tidak terlalu panjang. Masih relatif normal,” katanya.



