Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Ketakwaan Warga Binaan Lapas Pasuruan dengan Tadarus

F
Penulis: Fahrizal Firmani❯

TADARUS: Warga Binaan Lapas Pasuruan saat menjalankan tadarus. Kegiatan tersebut digilir, sesuai dengan blok hunian.
TADARUS: Warga Binaan Lapas Pasuruan saat menjalankan tadarus. Kegiatan tersebut digilir, sesuai dengan blok hunian.


Advertisement

PASURUAN, Radar Bromo - Momen Ramadan digunakan untuk meningkatkan ketakwaan. Tidak terkecuali, oleh Lapas IIB Pasuruan.

Warga Binaan (WB) diajak mengikuti tadarus secara bergantian setiap malamnya.

Kalapas IIB Pasuruan, Tri Wibawa Kristiana menyebut selama Ramadan, WB diajak untuk meningkatkan ibadah.

Advertisement

Salah satunya dengan melaksanakan Salat Tarawih berjamaah dan tadarus secara bergantian. Namun, pelaksanaannya tidak dilakukan bersamaan.

Melaikan dipergilirkan sesuai blok hunian. Misal, Senin adalah giliran WB yang menghuni di blok A, maka Selasa giliran WB di blok lainnya.

Tujuannya demi keamanan agar tidak ada kerusuhan atau pertikaan antar WB.

Advertisement

"Dengan begitu, setiap WB mendapatkan giliran yang sama. Namun agar tidak sesak dan aman, dibuat bergantian," katanya.

Bowo-sapaannya menyebut, pelaksanaan tarawih dan tadarus ini agar WB menjadi lebih baik secara spiritual.

Harapannya, mereka menjadi pribadi yang beriman. Sehingga, saat lepas dari masa hukuman, tidak lagi mengulangi perbuatan atau kejahatan sebelumnya.

"Di lapas tidak hanya dibina secara skill, namun juga spritual. Agar mereka menjadi pribadi yang baik dan beriman," tutur Bowo. (riz/one)

Advertisement

Artikel Terkait

Deteksi Dini HIV, Warga Binaan Rutan Bangil Diperiksa Kesehatannya

Deteksi Dini HIV, Warga Binaan Rutan Bangil Diperiksa Kesehatannya

Layanan VCT merupakan pemeriksaan yang disertai konseling untuk membantu seseorang mengetahui status HIV.

Warga Binaan Lapas Probolinggo Positif TBC, Sempat Putus Pengobatan

Warga Binaan Lapas Probolinggo Positif TBC, Sempat Putus Pengobatan

Pemeriksaan kesehatan terhadap 90 warga binaan dan 10 pegawai Lapas Kelas IIB Probolinggo, hasilnya mengejutkan. Salah seorang warga binaan

Antisipasi Kebakaran, Rutan Bangil Bekali Sipir dan Warga Binaan dengan Pelatihan Ini

Antisipasi Kebakaran, Rutan Bangil Bekali Sipir dan Warga Binaan dengan Pelatihan Ini

Pegawai tidak cukup hanya mengetahui letak alat pemadam. Mereka harus mampu bertindak cepat, ketika api mulai membesar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer