Warga Binaan Lapas Probolinggo Positif TBC, Sempat Putus Pengobatan

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Pemeriksaan kesehatan terhadap 90 warga binaan dan 10 pegawai Lapas Kelas IIB Probolinggo, hasilnya mengejutkan. Salah seorang warga binaan terdiagnosis terjangkit tuberkulosis (TBC).
Humas Lapas Kelas IIB Probolinggo Reky Arif Rahman mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 100 orang. Rabu (14/10), pemeriksaan diawali dengan pengisian formulir identitas dan riwayat kesehatan. “Termasuk apakah demam, batuk, atau pernah memiliki riwayat TBC sebelumnya. Itu ditanyakan semua,” katanya.
Seluruh peserta menjalani pemeriksaan rontgen untuk mengetahui kondisi paru-paru. Dari hasil pemeriksaan tersebut, satu warga binaan terdiagnosis TBC.
Reky menjelaskan, temuan ini di luar dugaan. Karena warga binaan tersebut tidak masuk kelompok yang dicurigai mengalami TBC berdasarkan hasil penelusuran awal. Petugas malah sempat mencurigai lima warga binaan lain berdasarkan hasil skrining awal.
“Sebelumnya satu orang ini bukan menjadi suspect kami karena isian di formulirnya aman semua. Suspect kami malah lima orang warga binaan lainnya. Namun setelah dirontgen, baru kelihatan bahwa dia menderita TBC,” jelasnya.
Warga binaan asal Banyuwangi berinisial Wah, 37, itu diketahui pernah didiagnosis TBC. Namun pengobatannya terhenti karena yang bersangkutan mengira telah sembuh. “Ternyata belum sembuh dan memang tidak boleh berhenti pengobatannya,” ujarnya. (gus/rud)



