Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kecepatan Angin di Perairan Pasuruan Bisa Capai 28 Knot, Nelayan Diminta Waspada

F
Penulis: Fuad Alyzen❯
EKSTREM: Sejumlah kapal nelayan sandar di perairan Pasuruan. BMKG mengimbau nelayan untuk lebih waspada karena kecepatan angin akan meningkat.
EKSTREM: Sejumlah kapal nelayan sandar di perairan Pasuruan. BMKG mengimbau nelayan untuk lebih waspada karena kecepatan angin akan meningkat.

PASURUAN, Radar Bromo- Warga Pasuruan yang akan beraktivitas di laut, hendaknya lebih waspada. Beberapa hari ke depan, kecepatan angin di perairan Pasuruan diprediksi sampai 28 knot atau 52 kilometer per jam. Kondisi ini diperkirakan juga akan meningkatkan ketinggian gelombang.


Advertisement

Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Rendy Irawadi mengatakan, beberapa hari ke depan gelombang di perairan Pasuruan diprediksi meninggi. Tertinggi diprediksi antara 0.8 sampai 1.7 meter.

Tingginya gelobang ini dipicu oleh kecepatan angin beberapa hari ke depan. Karena itu, warga yang hendak beraktivitas di laut, terutama para nelayan, diminta lebih waspada. “Karena kecepatan angin, gelombang diprediksi meninggi,” katanya.

Ia juga mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ketika mulai datang cuaca ekstrem. Musim hujan juga akan memicu bahaya saat berada di perairan laut. Selama beberapa hari ke depan, kelembapan udara diperkirakan antara 60 sampai 100 persen.

Advertisement

Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno mengatakan, BMKG kembali memperingatkan adanya cuaca ekstrem. Karena itu, pihaknya lebih menggencarkan patroli, serta pembinaan dan sosialisasi. Terutama terhadap nelayan.

“Kami sudah sering melakukan patroli dan membina masyarakat di pesisir Pasuruan. Kami juga meminta ketika (nelayan) melaut, untuk menyiapkan keamanan saat terjadi cuaca ekstrem. Seperti pelampung dan lainnya,” jelasnya. (zen/rud)

Advertisement

Artikel Terkait

Operasi Hujan Buatan Tangani Kekeringan-Karhutla di Kawasan Tapal Kuda, Tebar 5 Ton Garam

Operasi Hujan Buatan Tangani Kekeringan-Karhutla di Kawasan Tapal Kuda, Tebar 5 Ton Garam

Operasi modifikasi cuaca (OMC) akhirnya dilakukan di kawasan tapal kuda, sejak Sabtu (24/10) hingga Kamis (29/10).

 Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu di atas 30 derajat Celsius terbukti secara medis mampu mempercepat proses penguapan cairan, di dalam tubuh manusia.

​Capai Segini, Suhu di Pasuruan Semakin “Membara”

​Capai Segini, Suhu di Pasuruan Semakin “Membara”

Meski tidak masuk dalam jajaran lima besar daerah terpanas di Jatim, cuaca terik di Pasuruan tetap dirasakan cukup membakar kulit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer