PANDAAN, Radar Bromo - Momen Ramadan tahun ini, diproyeksikan bakal terasa adem. Masih masuknya masa penghujan, menjadi faktornya.
Diperkirakan, Ketua Tim Layanan Data dan Informasi Kantor Geofisika Pasuruan, Suwarto, menjelaskan Ramadan tahun ini, masih masuk musim penghujan.
Bahkan, suhu udara diproyeksikan lebih bersahabat bagi yang menjalankan puasa, lantaran di bulan Februari ini, puncaknya musim hujan.
“Awal Ramadan, potensi hujan tetap ada, mulai dari intensitas sedang sampai dengan tinggi. Justru, saat ini masuk puncak penghujan," katanya.
Angin munson dari Asia, memicu kelembapan di udara. Pembentukan awan meningkat, sehingga berpotensi akan penghujan.
Kendati begitu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat, intensitas hujan yang tinggi, berisiko pula terhadap ancaman bencana.
Tak hanya banjir, tetapi juga longsor hingga puting beliung. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin