Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Innalillahi, Dua Santri di Pandaan Meninggal usai Terlibat Kecelakaan di Karangjati

Iwan Andrik • Senin, 13 November 2023 | 06:43 WIB
Dua santri nahas itu Arda Billi Saputra, 18, warga Durensewu, Kecamatan Pandaan dan M. Mustofa, 17, warga Candibinangun, Sukorejo.
Dua santri nahas itu Arda Billi Saputra, 18, warga Durensewu, Kecamatan Pandaan dan M. Mustofa, 17, warga Candibinangun, Sukorejo.

PANDAAN, Radar Bromo - Santri Alberr di Pandaan berduka. Dua santrinya, Minggu (12/11) pagi terlibat kecelakaan di Karangjati Pandaan. Nyawa keduanya tak dapat diselamatkan meski sempat dibawa ke rumah sakit.

Dua santri yang nahas itu adalah Arda Billi Saputra, 18, warga Durensewu, Kecamatan Pandaan. Satu lagi adalah M. Mustofa, 17, warga Candibinangun, Kecamatan Sukorejo.

Santri yang juga masih sekolah di tingkat SMA itu, sama-sama mengalami luka di bagian kepala belakang. Arda mengalami lecet lutut kaki kanannya. Pergelangannya pun mengalami patah tulang.

Sementara M. Mustofa, mengalami luka di bagian hidung. Mulutnya mengeluarkan darah. Sementara, tangan dan kaki kirinya mengalami lecet. Korban meninggal di RS Medika Pandaan.

Informasi yang dihimpun, insiden itu menimpa keduanya, Minggu sekitar pukul 05.20. Bermula saat keduanya hendak ke arah Sukorejo.

Mereka mengendari motor Honda Beat nopol N 6960 TAU berboncengan.  Billi-sapaan Arda Billi berada di depan kemudi. Sementara Mustofa diboncengnya. Keduanya melaju dari arah Surabaya lewat bypass Pandaan.

Petaka menghampiri, ketika sampai di depan garasi YPS, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.  Ketika itu, ada truk tangki nopol L 8851 U yang hendak putar balik. Truk yang dikemudikan Indra Prasetya, 28, warga Sidotopo,  Surabaya itu, tak sengaja menyerempet korban.

Serempetan itupun membuat keduanya jatuh ke aspal. "Kedua kendaraan sama-sama dari arah Surabaya. Sampai di lokasi, truk tangki hendak putar balik. Tak sengaja, menyerempet motor yang membuat pengendara motor jatuh," papar Kanitgakum Satlantas Polres Pasuruan, IPDA Kunaefi saat mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Deni Eko Prasetyo.

Kecelakaan itulah, yang membuat korban mengalami luka-luka. Keduanya pun, dibawa ke RS Medika Pandaan. Mustofa meninggal lebih dahulu. Disusul Arda kemudian.

"Korban meninggal dunia, kemudian dibawa ke RS Pusdik Brimob Watukosek untuk mendapatkan penanganan," jelasnya. (one/fun)

Editor : Ronald Fernando
#santri kecelakaan #ponpes alberr pandaan #kecelakaan sukorejo