Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awal Ramadan Tahun Ini Bakal Terasa Adem, Ini Pemicunya

R
Penulis: Rizal Syatori❯
EKSTREM: Hujan deras yang mengguyur wilayah Pasuruan. BMKG memperkirakan, hujan masih akan mengguyur saat momen Ramadan.
EKSTREM: Hujan deras yang mengguyur wilayah Pasuruan. BMKG memperkirakan, hujan masih akan mengguyur saat momen Ramadan.

PANDAAN, Radar Bromo - Momen Ramadan tahun ini, diproyeksikan bakal terasa adem. Masih masuknya masa penghujan, menjadi faktornya.


Advertisement

Diperkirakan, Ketua Tim Layanan Data dan Informasi Kantor Geofisika Pasuruan, Suwarto, menjelaskan Ramadan tahun ini, masih masuk musim penghujan.

Bahkan, suhu udara diproyeksikan lebih bersahabat bagi yang menjalankan puasa, lantaran di bulan Februari ini, puncaknya musim hujan.

“Awal Ramadan, potensi hujan tetap ada, mulai dari intensitas sedang sampai dengan tinggi. Justru, saat ini masuk puncak penghujan," katanya.

Advertisement

Angin munson dari Asia, memicu kelembapan di udara. Pembentukan awan meningkat, sehingga berpotensi akan penghujan.

Kendati begitu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat, intensitas hujan yang tinggi, berisiko pula terhadap ancaman bencana.

Tak hanya banjir, tetapi juga longsor hingga puting beliung. (zal/one)

Advertisement
Editor : Jawanto Arifin

Artikel Terkait

Kemenhut-BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Pakai Es Kering untuk Uran Semburan Asap Karhutla

Kemenhut-BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Pakai Es Kering untuk Uran Semburan Asap Karhutla

Kemenhut, BMKG, dan TNI gelar Operasi Modifikasi Cuaca pakai es kering urai pekatnya asap karhutla di Sumsel. Kualitas udara membaik.

 Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu di atas 30 derajat Celsius terbukti secara medis mampu mempercepat proses penguapan cairan, di dalam tubuh manusia.

Terus Monitoring Sesar Pasuruan yang Pernah Dirilis Pusat Study Gempa Nasional

Terus Monitoring Sesar Pasuruan yang Pernah Dirilis Pusat Study Gempa Nasional

Sesar Pasuruan ini bukan sesar baru, tetapi sudah di identifikasi dan dirilis oleh PUSGEN sejak 2017 lalu. Sesar Pasuruan ini bukan berada d

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer