Saat memasuki musim hujan, biasanya sarang tawon vespa makin banyak ditemukan. Mereka bisa membuat sarang di mana saja. Di pohon, tembok rumah, atau di alam liar. Umumnya sarang berada di ketinggian di atas 2 meter, meski beberapa kali juga pernah ditemukan sarang yang tumbuh di jarak tak terlalu tinggi.
Mengapa musim hujan makin banyak? Sebab, di musim hujan itu udara lembap. Tawon vespa jika berada di udara dingin, menjadi berkembang biak atau musim kawin. Maka tidak heran kalau musim hujan, laporan penanganan rumah tawon vespa meningkat.
Tawon vespa memiliki ukuran tubuh sekitar tiga sentimeter. Warnanya hitam dengan ciri corak gelang di perut berwarna kuning atau oranye. Tawon vespa berbahaya jika menyerang berkelompok. Saat menyerang pertama kali, tawon akan mengeluarkan feromon yang dapat memicu tawon lain ikut menyerang.
Tempat hidup atau habitat tawon ini ada di kawasan subtropis Asia. Termasuk Indonesia. Umumnya dijumpai di semua habitat, baik di hutan, padang rumput, kawasan hutan mangrove, lahan pertanian, hingga ke kawasan permukiman penduduk. Tawon vespa memiliki karakteristik hidup dalam koloni.
Sarang tawon vespa terbuat dari material tumbuhan dan juga lumpur. Tawon vespa ini memiliki karakteristik sarang yang besar, bisa lebih dari 60 cm dan memiliki struktur sarang yang sangat kuat.
“Sarang tawon vespa dapat dijumpai di mana saja. Sebab, binatang ini merupakan predator bagi binatang lainnya. Jika rumah ditemukan sarang binatang ini, rumahnya terdapat serangga atau lalat sebagai makanan,” kata Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.
Tawon ini termasuk ke dalam serangga pemangsa (predator) yang memangsa larva Lepidoptera (kupu-kupu) dan serangga lainnya. Selain sebagai predator alami bagi beberapa jenis serangga, tawon vespa juga memiliki peranan penting lainnya yaitu sebagai serangga penyerbuk beberapa spesies tanaman berbunga.
Tawon vespa memiliki sifat hidup yang aktif sepanjang siang hari. Tawon jenis ini biasanya akan meninggalkan sarang pada pagi hari untuk mencari makanan.
Hanya tawon betina yang memiliki sengat yang beracun. Sengat ini menjadi salah satu mekanisme pertahanan. Akan menyerang ketika mereka mendapatkan gangguan saat mencari makan.
Sengatan oleh tawon juga dapat terjadi ketika korban tidak sengaja menginjaknya. Individu tawon akan menyengat berkali-kali ketika sedang terganggu sebagai mekanisme pertahanan dirinya. Serangan berkelompok akan terjadi jika koloni tawon di dalam sarang mendapatkan gangguan atau terusik.
“Sebagian orang mempercayai mengonsumsi tawon endhas dapat menambah stamina. Musuh alami binatang ini adalah burung pemakan serangga seperti burung pelatuk hijau dan gelatik,” ujar pria berkacamata ini.
Ancaman tawon vespa di Kabupaten Probolinggo juga tak sedikit. Dalam kurun waktu 2022 saja, petugas animal rescue damkar sudah mengevakuasi 46 sarang tawon vespa.
Begitu juga di Kota Probolinggo. Temuan sarang tawon vespa di Kota Probolinggo selama 10 bulan berjalan, Satpol PP dan Damkar telah mengevakuasi sebanyak 41 kali. Jumlah ini naik lipat dua dibandingkan evakuasi tahun lalu yang hanya 20 kali.
Kasi Damkar pada Satpol PP dan Damkar Kota Probolinggo Abdullah mengungkapkan habitat tawon vespa ini menyebar. Sebab, selama evakuasi, hewan ini ditemukan di berbagai lokasi.
Petugas pernah mengevakuasi sarang tawon vespa dari pohon mangga, bambu, tembok, hingga langit-langit. Dimungkinkan, tawon vespa ini ingin berteduh dan mencari makanan di tempat ia ditemukan.
“Habitatnya tidak menentu. Kami pernah menerima laporan sarang tawon vespa ditemukan di halaman sekolah. Tapi, pernah juga ditemukan di langit-langit dalam musala,” ungkapnya. (ar/riz/fun) Editor : Jawanto Arifin