Selasa (7/4) lalu, diumumkan ada 2 pasien positif Covid 19 di Kota; Bapak dan anak. Sang bapak terpapar virus lebih dulu saat ikuti pelatihan petugas haji yang digelar di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya. Lalu, giliran sang anak terpapar.
Nah, cerita kasus positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo juga tak jauh beda. Tiga pasien positif Covid-19, semuanya juga mengikuti pelatihan petugas kesehatan haji.
Baca Juga: Kronologi 2 Pasien Positif Covid 19 Kota Probolinggo, Berawal dari Pelatihan
Hal itu terungkap saat Pemkab Probolinggo menggelar rilis Jumat malam (10/4). Sekitar pukul 20.40, Bupati Probolinggo, Hj. P. Tantriana Sari merilis langsung secara tatap muka kondisi terkini penyeberan virus korona di Kabupaten Probolinggo.
Tantri mengatakan, ketiga pasien positif itu semuanya adalah peserta pelatihan petugas haji di Sukolilo Surabaya. Mereka berasal dari Tongas, Kraksaan dan Paiton. Semuanya laki-laki. “Kabupaten Probolinggo mengirim 10 peserta sebagai petugas haji,” ujar Tantri.
Saat banyak peserta pelatihan itu terpapar korona, Pemkab Probolinggo melakukan tracking. Selanjutnya, melakukan rapid test pada 10 orang yang dikirim ke pelatihan tersebut. Yaitu pada 27 Maret.
Baca Juga: Kabupaten Probolinggo Masuk Zona Merah, 3 Warga Positif Covid-19
Selanjutnya, Senin 6 April, dilakukan tes swab ke pemprov. “3 petugas, dua orang dari tenaga kesehatan dan satu ustad positif terjangkit Covid-19. Sedangkan 7 orang lainnya sampai saat ini belum terkonfirmasi,” katanya.
Sebelumnya diaktakan Tantri, pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan upaya pencegahan. Yakni, melokalisir 10 orang peserta pelatihan haji.
Termasuk beberapa orang terdekat, rekan kerja yang telah bertemu dengan peserta pelatihan petugas haji itu. “Hasil tracking, ada 23 orang yang dilakukan isolasi atau karantina mandiri,” terang Tantri.
Dari data infocovid19.jatimprov.go.id, di Kabupaten Probolinggo ada 296 ODP (orang dalam pantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan) tetap 10 orang. Kemudian, confirm 3 pasien positif dan sedang dirawat. (mas/mie) Editor : Muhammad Fahmi