Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

50 Ton Beras Presiden Prabowo Mendarat di Aceh Lewat Laut

M

 

KRI Sutedi Senoputra-378 yang lego jangkar di Perairan Aceh Tamiang pagi tadi (2/12) mendistribusikan bantuan untuk korban bencana alam.
KRI Sutedi Senoputra-378 yang lego jangkar di Perairan Aceh Tamiang pagi tadi (2/12) mendistribusikan bantuan untuk korban bencana alam.

Radar Bromo - Bantuan kemanusiaan dari Presiden Prabowo Subianto untuk warga terdampak bencana di Aceh Tamiang akhirnya tiba pada Selasa dini hari (2/12).


Advertisement

Logistik tersebut dikirim menggunakan kapal perang TNI AL, KRI Sutedi Senoputra-378, menuju kawasan yang sebelumnya terisolasi akibat akses darat rusak diterjang banjir dan longsor.

Pengiriman ini dilakukan di bawah koordinasi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I. Total 50 ton beras yang dikirim Presiden Prabowo ditujukan bagi masyarakat terdampak.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul memastikan bantuan itu langsung diberikan kepada warga.

Advertisement

”Bantuan yang dikirimkan berupa beras 50 ton dan bahan bakar solar untuk membantu operasional perahu-perahu masyarakat yang digunakan untuk mengangkut bansos dari posisi lego KRI ke darat,” terang dia dalam keterangan resminya.

Menurut laporan yang diterima Markas Besar TNI AL (Mabesal), bantuan diserahkan langsung oleh Komandan KRI Sutedi Senoputra-378 Letkol Laut (P) Muhammad Soeryo sekitar pukul 04.30 WIB. Mereka memastikan seluruh bantuan dari Presiden telah sampai kepada warga terdampak.

”Kesigapan TNI AL di wilayah Komando Daerah Angkatan Laut I menjangkau masyarakat dengan segera dan mengirimkan logistik vital bagi warga terdampak bencana di wilayah kerja Kodaeral I menegaskan bahwa TNI AL sebagai aset pertahanan negara memiliki fungsi vital dalam operasi bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Komando Armada (Koarmada) Republik Indonesia Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah menjelaskan bahwa pengiriman bantuan dengan kapal perang dilakukan melalui koordinasi Kemenko Infra.

Jalur laut dipilih agar distribusi lebih efektif karena banyak akses darat belum bisa dilalui.

”Bantuan yang dikirim melalui jalur laut ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang terdampak berat, terutama di daerah yang akses daratnya masih terputus,” terang dia.

Bantuan tersebut diterima oleh perwakilan warga dari Desa Kualabusungkapa, Desa Kampung Baru, Desa Gelung, Desa Paya Udang, dan Desa Muka Sungai Erok.

Distribusi ini menunjukkan komitmen TNI AL dalam mendukung operasi kemanusiaan secara cepat dan tepat sekaligus memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdampak.

Advertisement
Editor : Moch Vikry Romadhoni

Artikel Terkait

Evaluasi Mitra, Bulog Probolinggo Perketat Penyaluran SPHP

Evaluasi Mitra, Bulog Probolinggo Perketat Penyaluran SPHP

Seluruh mitra penyalur akan dievaluasi dan diperketat kembali, supaya benar-benar bertangung jawab sebagai penyalur beras SPHP dan dapat dit

Amankan Ketersediaan Pangan Subsidi dengan Jamin Rantai Pasokan

Amankan Ketersediaan Pangan Subsidi dengan Jamin Rantai Pasokan

Penyaluran tambahan ribuan liter Minyakita pun terus diguyur secara berkala melalui operasi pasar maupun distribusi langsung ke pedagang pa

Polres Probolinggo Pantau Harga, Cegah Penimbunan Beras

Polres Probolinggo Pantau Harga, Cegah Penimbunan Beras

Ketersediaan bahan pangan tak luput dari perhatian Polres Probolinggo. Bersama Satgas Pangan, mereka mengecek harga beras serta stok beras d

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer