Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Selama Operasi Lilin, Polres Probolinggo Catat Insiden Kecelakaan Naik dengan Tiga Korban Meninggal Dunia

Achmad Arianto • Jumat, 9 Januari 2026 | 10:30 WIB

 

SIAGA: Personel Satlantas Polres Probolinggo mengatur lalu lintas saat operasi lilin di area wisata Pantai Bentar Kecamatan Gending.
SIAGA: Personel Satlantas Polres Probolinggo mengatur lalu lintas saat operasi lilin di area wisata Pantai Bentar Kecamatan Gending.

PAJARAKAN, Radar Bromo - Operasi Lilin di wilayah hukum Polres Probolinggo telah selesai beberapa waktu lalu. Tahun ini insiden kecelakaan lalu lintas tercatat naik dibandingkan tahun sebelumnya dengan tiga korban diantaranya meninggal dunia.

Operasi Lilin dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Operasi tersebut dilaksanakan untuk mengamankan perayaan natal dan tahun baruyang biasanya diikuti dengan peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat sehingga perlu pengamanan ekstra.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama mengatakan, selama operasi Lilin situasi terpantau cukup kondusif. Hanya saja selama operasi digelar terdapat 21 insiden kecelakaan lalu lintas.

Tiga diantaranya meninggal dunia. Sementara 21  korban mengalami luka ringan. Seluruh ke insiden kecelakaan yang terjadi juga mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 17 juta.

“Selama operasi lilin tercatat ada beberapa insiden kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Baik meninggal dunia maupun luka-luka,” katanya saat dikonfirmasi.

Kecelakaan yang terjadi tersebut melibatkan kendaraan yang didominasi roda dua. Sebanyak 27 unit motor terlibat kecelakaan. Sementara 4 lainnya kendaraan roda empat berpenumpang jenis minibus.

Kecelakaan tersebut mayoritas disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan saat berkendara yang kurang memperhatikan arus lalu lintas.

Jika dibandingkan dengan operasi Lilin tahun sebelumnya insiden kecelakaan mengalami kenaikan.

Pada tahun 2024, tercatat telah terjadi 17 insiden kecelakaan lalu lintas. Korban yang berjumlah 22 orang mengalami luka ringan.

“Insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi tentunya perlu disikapi dengan serius. Masyarakat harus berhati-hati dalam berkendara. Mematuhi rambu lalu lintas dan saling menghormati sesama pengguna jalan. Serta jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” tutur perwira dengan dua balok di pundaknya. (ar/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#polres probolinggo #kecelakaa beruntun #operasi lilin