Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Angkat Tema Bijak Sosial-Bijak Digital di Karya Posternya, Raina Hafizah Sabet Juara 2 Nasional Ajang ITO 2025

Inneke Agustin • Rabu, 26 Februari 2025 | 17:25 WIB

 

 

MENANG: Raina Hafizah, siswi kelas VIII SMP Namira Probolinggo juara 2 lomba poster di ajang Information Technology Olympiad (ITO) 2025 di SMK Telekomunikasi Darul Ulum, Jombang, Minggu (2/2
MENANG: Raina Hafizah, siswi kelas VIII SMP Namira Probolinggo juara 2 lomba poster di ajang Information Technology Olympiad (ITO) 2025 di SMK Telekomunikasi Darul Ulum, Jombang, Minggu (2/2

Media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tapi, penggunaan yang tak bijak dapat menimbulkan dampak negatif. Inilah yang diangkat Raina Hafizah, saat menjadi juara dua lomba poster digital di ajang Information Technology Olympiad (ITO) 2025 di SMK Telekomunikasi Darul Ulum, Jombang, Minggu (2/2).

INNEKE AGUSTIN, Mayangan, Radar Bromo

LOMBA ini diikuti oleh sekitar 300 murid dari seluruh penjuru daerah di Indonesia, khususnya tingkat SMP sederajat. Terdapat tiga kategori lomba yang menarik yaitu desain poster, video kreatif, dan fotografi. Sementara Raina yang merupakan siswi kelas VIII SMP Namira Probolinggo terjun di lomba poster. Ia mengirim poster digital buatannya secara online pada pihak panitia.

Sesuai tema lombanya “Bijak Sosial, Bijak Digital”, lomba ini juga bertujuan mengedukasi para peserta tentang pentingnya etika dalam penggunaan teknologi. Di sisi lain, juga meningkatkan kreativitas siswa dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Raina sendiri membuat bentuk poster yang unik layaknya komik berjudul Internet Cerdas, Warga Digital Cermat.

Dalam satu lembar kanvas, ia bagi menjadi empat bagian. Dalam tiap kolom tersebut, membawa arti dan maksud tersendiri dalam menyampaikan pesan pada masyarakat.

“Kolom pertama, ada gambar yang mengandung pesan menjaga etika dalam menggunakan sosial media. Kemudian, kolom kedua terkait menjaga privasi dalam bersosial media. Sementara kolom ketiga adalah menghindari menyebarkan hoaks atau berita bohong. Terakhir adalah mengimbau masyarakat agar tak menyebarkan isu SARA,” katanya.

Keempat unsur tersebut menurutnya penting untuk dimiliki seseorang dalam bersosial media, sehingga dapat dikatakan bijak sosial, bijak digital.

Di dunia digital, interaksi sering kali kurang mempertimbangkan etika dan sopan santun. Oleh karena itu, poster ini mengingatkan pentingnya berbicara dengan santun, menghormati pendapat orang lain, serta tidak melakukan perundungan atau ujaran kebencian.

“Poster ini menekankan pentingnya menjaga privasi demi menghindari penyalahgunaan data dan kejahatan siber,” ujar Raina.

Kemudian, terkait hoaks, poster buatan Raina mengajak masyarakat untuk selalu cek fakta sebelum membagikan informasi, dengan memverifikasi sumber yang kredibel agar tidak mudah termakan berita bohong.

“Bukan hanya itu, ujaran kebencian berbasis SARA juga masih menjadi masalah di media sosial. Sehingga, melalui poster ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam berbicara dan tidak memprovokasi atau menyebarkan konten yang akan menimbulkan konflik,” terangnya.

Pembuatan poster tersebut juga tergolong singkat. Raina hanya membutuhkan waktu seminggu untuk menyelesaikan posternya tersebut. Karyanya lantas bersaing dengan milik peserta lainnya hingga dihasilkan 6 semifinalis.

“Para semifinalis juga sempat diminta mempresentasikan filosofi dan konsep poster tersebut di hadapan dewan juri melalui Zoom,” tuturnya.

Hasilnya, Raina berhasil menyabet juara 2 dalam ajang tersebut. Hal tersebut membuat guru dan orang tuanya bangga. Karya tersebut lantas ia sebar luaskan melalui sosial media agar masyarkat dapat mengetahui bagaimana cara bijak dalam bersosial media.

Wali Kelas Raina, Laila Nur Hamida mengatakan, pihak sekolah sangat mengapresiasi keberhasilan Raina. Di sekolah Raina memang terkenal unggul dalam bidang seni lukis digital.

“Sehingga, Raina kami bimbing agar dapat mengembangkan kemampuannya tersebut. Ia sering mengikuti lomba serupa dan hasilnya juga sering menang. Kami juga berharap nantinya Raina dapat bersekolah di SMA yang senada dengan hobinya tersebut, sehingga dapat mendukung kemampuannya berkembang lebih pesat lagi,” terangnya. (fun)

Editor : Abdul Wahid
#SMP Namira #poster #sosial media