KRAKSAAN, Radar Bromo - Ketersediaan elpiji tabung 3 Kg di Kabupaten Probolinggo masih terpantau aman.
Hingga saat ini pasokan elpiji bersubsidi diklaim tetap stabil dengan distribusi yang terus diawasi.
Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan bahwa distribusi elpiji melon berjalan normal.
“Saat ini, stok elpiji di Kabupaten Probolinggo dalam kondisi aman. Kami memiliki 671 pangkalan aktif, dengan tambahan 43 pangkalan baru pada 2024. Sementara untuk Kota Probolinggo, satu pangkalan baru telah dibuka tahun ini,” jelasnya.
Ahad Rahedi menambahkan, stok elpiji melon di wilayah ini mencapai 111 metrik ton (MT) dan terus dipantau.
“Kami melakukan pengecekan harian guna memastikan ketersediaan tetap terjaga dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Bagaimana dengan instruksi presiden yang meminta mengkaji kembali peran pengecer dalam distribusi elpiji?
“Arahan presiden adalah menata ulang peran pengecer agar dapat berfungsi sebagai sub pangkalan secara lebih terstruktur. Namun, detail mekanisme pelaksanaannya masih menunggu keputusan pemerintah,” ujar Ahad Rahedi.
Dengan stok yang cukup dan distribusi yang terkontrol, masyarakat di Kabupaten Probolinggo diharapkan tetap mudah mendapatkan elpiji.
Pemerintah dan Pertamina terus berkoordinasi guna memastikan penyaluran berjalan sesuai kebijakan. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid