Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bupati Pasuruan Mas Rusdi Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Risiko Bencana di Musim Hujan

Muhamad Busthomi • Selasa, 16 Desember 2025 | 15:05 WIB
SIAP SIAGA: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat mengecek kesiapan peralatan kebencanaan dalam Apel Siaga Bencana di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin (15/12) pagi.
SIAP SIAGA: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat mengecek kesiapan peralatan kebencanaan dalam Apel Siaga Bencana di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin (15/12) pagi.

BANGIL, Radar Bromo - Pemkab Pasuruan memastikan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di tengah musim penghujan.

Hal itu ditunjukkan dengan gelar Apel Siaga Bencana sekaligus gelar peralatan kebencanaan di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin (15/12) pagi.

Bupati Pasuruan M Rusdi Sutejo menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, kolaborasi dan sinergi antarpihak menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan cepat dan tepat.

“Semua pihak harus terlibat. Ini urusan bersama. Tanpa kolaborasi, penanganan tidak akan maksimal,” ujar Mas Rusdi-sapaannya.

Mas Rusdi menyebut Pemkab Pasuruan telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, khususnya untuk menekan risiko banjir.

Salah satunya melalui normalisasi besar-besaran pada sungai-sungai yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan berkurangnya dampak banjir di beberapa wilayah.

“Hasilnya cukup terasa. Di Rejoso masih ada genangan, tapi tidak besar. Di Bangil juga sama, tidak separah tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, Mas Rusdi mengakui bencana merupakan kejadian yang tidak bisa diprediksi, baik waktu datang maupun dampaknya.

Karena itu, menurutnya, yang terpenting adalah memastikan upaya pencegahan dan penanganan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.

Dari sisi kesiapan sarana, Pemkab Pasuruan memastikan peralatan kebencanaan dalam kondisi siap pakai.

Bahkan, sejumlah peralatan direncanakan akan ditambah dan dimodernisasi agar respons penanganan bencana semakin optimal.

“Peralatan kita lengkap. Ada yang akan ditambah dan dimodernisasi. Mohon doanya agar semua berjalan lancar,” ucap Mas Rusdi.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana.

Terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, tanah longsor, maupun bencana lainnya.

Ia meminta masyarakat segera melapor ke pemerintah desa atau kelurahan apabila terjadi bencana atau muncul tanda-tanda potensi bencana.

“Di jalan juga jangan kebut-kebutan. Kita tidak pernah tahu hujan yang datang hanya gerimis atau justru lebat. Kalau ada tanda-tanda bencana, segera lapor agar bisa cepat dikoordinasikan,” imbaunya.

Ke depan, Pemkab Pasuruan berencana memperkuat sistem peringatan dini (early warning system).

Penguatan itu akan ditunjang dengan kehadiran command center baru yang diharapkan mampu mempercepat koordinasi dan pengambilan keputusan saat terjadi bencana.

“Nanti command center sudah jadi, banyak hal bisa kita lakukan. Koordinasi juga akan jauh lebih cepat dan mudah,” tukas Mas Rusdi. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#bupati pasuruan #Mas Rusdi #apel siaga #bencana