Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satgas Pangan Polres Pasuruan Temukan Selisih Harga Cabai dan Daging Sapi

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯

Tim Satgas Pangan saat meninjau harga pangan di Pasar Pandaan.


Advertisement

Tim Satgas Pangan saat meninjau harga pangan di Pasar Pandaan.

 

BANGIL, Radar Bromo – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Bangil dan Pandaan belum sepenuhnya seragam. Cabai rawit merah mencatat selisih Rp 4.000 per kilogram, sedangkan daging sapi selisih Rp 5.000.

Advertisement

Perbedaan itu terungkap saat Satgas Pangan Polres Pasuruan memantau harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) Selasa (3/11).

Di Pasar Bangil, cabai rawit merah Rp 55 ribu per kilogram. Sementara di Pasar Pandaan, harganya mencapai Rp 59 ribu.

Harga daging sapi juga lebih tinggi di Pandaan, yakni Rp 140 ribu per kilogram. Sedangkan di Pasar Bangil Rp 135 ribu.

Advertisement

Selisih harga juga terlihat pada cabai merah keriting. Komoditas tersebut dijual Rp 45 ribu per kilogram di Pasar Bangil dan Rp 40 ribu di Pasar Pandaan. Ada pun harga beras SPHP sama-sama Rp 12 ribu per kilogram di kedua pasar teresbut.

Pemantauan yang melibatkan unsur TNI-Polri, Bulog, Diskoperindag, dan dinas terkait itu juga mengecek ketersediaan komoditas di tingkat pedagang. Hasilnya, beras SPHP, cabai, daging sapi, daging ayam, dan telur masih tersedia.

Waka Polres Pasuruan Kompol Andy Purnomo mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memantau pergerakan harga, sekaligus memastikan pasokan tetap terjaga. ”Kami ingin memastikan pasokan tersedia dan harga tetap terkendali,” ujarnya.

Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang agar tidak menimbun barang atau melakukan praktik perdagangan yang merugikan konsumen. Distributor dan pemasok juga diminta menjaga kelancaran distribusi.

Advertisement

Artikel Terkait

Tim Gabungan Sisir Pasar Bangil Pasuruan, Pastikan Harga Pangan Tidak Lebihi HET

Tim Gabungan Sisir Pasar Bangil Pasuruan, Pastikan Harga Pangan Tidak Lebihi HET

Petugas menyisir sejumlah toko dan lapak pedagang. Pemeriksaan difokuskan pada harga jual dan ketersediaan stok komoditas pangan.

Telusuri Dugaan Pembakar Hutan Gunung Arjuno, Individu atau Koorporasi? 11 Saksi Diperiksa

Telusuri Dugaan Pembakar Hutan Gunung Arjuno, Individu atau Koorporasi? 11 Saksi Diperiksa

Tak hanya mengumpulkan keterangan saksi, penyidik juga mengamankan arang sisa pembakaran dan mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku.

Ada Pengoplosan Beras SPHP, Bulog Perketat Pengawasan Mitra Supaya Stok Tak Terganggu

Ada Pengoplosan Beras SPHP, Bulog Perketat Pengawasan Mitra Supaya Stok Tak Terganggu

Beras program pemerintah tersebut diduga dipindahkan dari kemasan resmi ke karung polos sebelum dijual kembali ke sejumlah wilayah di Jawa T

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer