Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beras SPHP Diduga Dikemas Ulang, Beli di Malang Ribuan Rupiah Hendak Dijual Belasan Ribu

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯
BARANG BUKTI: Para tersangka dan beras SPHP yang disita dari tangan pelaku dipamerkan polisi saat rilis di Polres Pasuruan, Jumat (30/10) malam. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
BARANG BUKTI: Para tersangka dan beras SPHP yang disita dari tangan pelaku dipamerkan polisi saat rilis di Polres Pasuruan, Jumat (30/10) malam. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Advertisement

 

BANGIL, Radar Bromo-Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diduga dialihkan dari kemasan resmi ke karung polos sebelum dijual kembali. Praktik tersebut terungkap di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dan menyita 1.900 sak beras SPHP beserta perlengkapan pengemasan.

Advertisement

Kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai aktivitas pembongkaran dan pengemasan ulang beras subsidi pemerintah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Pasuruan melakukan penyelidikan hingga mendatangi sebuah lokasi di Lingkungan Bakalan, RT 02/RW 01, Desa Pagak, Kecamatan Beji, Kamis (29/10) sekitar pukul 18.30.

Petugas sempat mengamankan lima orang di lokasi. Setelah mengembangkan perkara, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka masing-masing berinisial I.H., F., S.Y., dan M.

Advertisement

 “Dari pemeriksaan awal, kami menemukan dugaan aktivitas pengemasan ulang beras SPHP. Penyidik kemudian mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembelian, pengangkutan, hingga penjualan kembali beras tersebut,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono saat konferensi pers di Mapolres Pasuruan, Jumat malam (30/10).

Dari hasil pemeriksaan sementara, I.H. diduga membeli 20 ton beras SPHP dari F. dan S.Y. dengan harga Rp 1.750 per kilogram. Beras tersebut diduga berasal dari Gudang Bulog Kebonagung, Malang.

Pengangkutan dilakukan menggunakan dua truk bernomor polisi N 8415 UG dan N 8605 ES. Muatan kemudian dibawa menuju rumah I.H. di Pagak, Kecamatan Beji.

Di lokasi itulah dugaan pengemasan ulang berlangsung.

Advertisement

Artikel Terkait

Ada Pengoplosan Beras SPHP, Bulog Perketat Pengawasan Mitra Supaya Stok Tak Terganggu

Ada Pengoplosan Beras SPHP, Bulog Perketat Pengawasan Mitra Supaya Stok Tak Terganggu

Beras program pemerintah tersebut diduga dipindahkan dari kemasan resmi ke karung polos sebelum dijual kembali ke sejumlah wilayah di Jawa T

63 Kopdes Merah Putih di Wonogiri Kehabisan Stok MinyaKita, Warga Kecewa Pulang Tangan Kosong

63 Kopdes Merah Putih di Wonogiri Kehabisan Stok MinyaKita, Warga Kecewa Pulang Tangan Kosong

Sebanyak 63 gerai Kopdes Merah Putih di Wonogiri mengalami kendala pasokan barang meski penjualan ramai. MinyaKita dan beras SPHP menjadi ko

Amankan Ketersediaan Pangan Subsidi dengan Jamin Rantai Pasokan

Amankan Ketersediaan Pangan Subsidi dengan Jamin Rantai Pasokan

Penyaluran tambahan ribuan liter Minyakita pun terus diguyur secara berkala melalui operasi pasar maupun distribusi langsung ke pedagang pa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer