
BANGIL, Radar Bromo - Aktivitas Pasuruan Creative Center (PCC) selama ini sudah berjalan.
Namun, Pemkab Pasuruan kini menyiapkan payung kelembagaan agar pengembangan UMKM, kegiatan pameran, hingga potensi pendapatan daerah bisa dikelola lebih terarah.
Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasuruan Creative Center, menjadi opsi yang sedang diproses Pemkab Pasuruan.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Pasuruan mengatakan, kebutuhan membentuk UPT muncul, karena kegiatan PCC selama ini sudah berjalan.
Terutama dalam pembinaan dan pengembangan UMKM. Keberadaan lembaga khusus dinilai diperlukan, agar aktivitas tersebut tidak berjalan tanpa kelembagaan yang jelas.
“Urgensinya karena kegiatan Pasuruan Creative Center sebenarnya sudah berjalan. Selama ini ada pembinaan UMKM, termasuk upaya menggali potensi pendapatan daerah,” ujarnya.
Menurut dia, PCC juga diarahkan menjadi wadah untuk mengembangkan kegiatan pameran produk UMKM. Tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga nasional.
Kegiatan pameran dinilai penting, untuk membuka akses pasar bagi pelaku usaha.
Produk UMKM Kabupaten Pasuruan tidak hanya diperkenalkan kepada masyarakat lokal, tetapi juga dapat dibawa dalam berbagai event di luar daerah.
Karena itu, diperlukan lembaga yang memiliki tugas dan fungsi lebih jelas untuk mengelola kegiatan tersebut.



