Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPBD Kabupaten Pasuruan Ingatkan Potensi Meningkatnya Puting Beliung

M
Penulis: Muhamad Busthomi❯
AWAN TEBAL: Cuaca ekstrem yang belakangan terjadi, berisiko akan terjadinya bencana. Tak hanya banjir, ancaman lainnya puting beliung juga patut diwaspadai.
AWAN TEBAL: Cuaca ekstrem yang belakangan terjadi, berisiko akan terjadinya bencana. Tak hanya banjir, ancaman lainnya puting beliung juga patut diwaspadai.

BANGIL, Radar Bromo — Selain ancaman banjir dan tanah longsor, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang hingga puting beliung.


Advertisement

Imbauan tersebut menyusul sejumlah kejadian pohon tumbang akibat terpaan angin kencang di beberapa wilayah dalam beberapa hari terakhir.

BPBD mencatat, kondisi cuaca ekstrem terjadi hampir merata di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi hampir setiap hari dan kerap disertai angin kencang. Kondisi itu meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.

Advertisement

“Cuaca cukup ekstrem terjadi di hampir semua wilayah. Hujan turun setiap hari dan disertai angin kencang,” kata Sugeng.

Ia menambahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung mulai 1 hingga 10 Januari 2026.

“Sejak awal Januari sampai tanggal sepuluh, potensi cuaca ekstrem cukup tinggi. Terutama mulai siang hingga menjelang sore hari,” ujarnya.

Advertisement

Terkait penanganan pohon tumbang, Sugeng menegaskan BPBD bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa serta pemilik rumah atau tempat usaha di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya dilakukan pemotongan batang dan pembersihan area terdampak.

“Kami koordinasi dulu, kemudian dieksekusi. Pohon dipotong agar memudahkan proses pemindahan dan pembersihan,” imbuhnya.

Sugeng pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada tanpa harus panik. Terutama saat beraktivitas di luar rumah dan dalam perjalanan.

“Kalau hujan deras, sebaiknya menepi atau mencari tempat aman. Jangan berteduh di bawah pohon besar karena rawan tumbang saat angin kencang,” tegasnya. (tom/one)

Advertisement

Artikel Terkait

Operasi Hujan Buatan Tangani Kekeringan-Karhutla di Kawasan Tapal Kuda, Tebar 5 Ton Garam

Operasi Hujan Buatan Tangani Kekeringan-Karhutla di Kawasan Tapal Kuda, Tebar 5 Ton Garam

Operasi modifikasi cuaca (OMC) akhirnya dilakukan di kawasan tapal kuda, sejak Sabtu (24/10) hingga Kamis (29/10).

 Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu Udara Tembus 33,4 Derajat Celsius, Warga Pasuruan dan Probolinggo Diimbau Waspada

Suhu di atas 30 derajat Celsius terbukti secara medis mampu mempercepat proses penguapan cairan, di dalam tubuh manusia.

​Capai Segini, Suhu di Pasuruan Semakin “Membara”

​Capai Segini, Suhu di Pasuruan Semakin “Membara”

Meski tidak masuk dalam jajaran lima besar daerah terpanas di Jatim, cuaca terik di Pasuruan tetap dirasakan cukup membakar kulit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer