Wonorejo FC Makin Terbenam usai Dikalahkan Pasrepan FC

Muhamad Busthomi • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 16:17 WIB
KOTAK DUABELAS: Kemelut yang terjadi saat laga antara Wonorejo FC dan Pasrepan FC di Lapangan Ngadimulyo, Sukorejo, Sabtu (12/9).
KOTAK DUABELAS: Kemelut yang terjadi saat laga antara Wonorejo FC dan Pasrepan FC di Lapangan Ngadimulyo, Sukorejo, Sabtu (12/9).

 

SUKOREJO, Radar Bromo — Pasrepan United menutup laga dengan kemenangan 2-1 atas Wonorejo FC dalam lanjutan Grup B Pasuruan Super League (PSL) 2026. Bertanding di Gelora Sinar Muda, Sabtu (12/9), Pasrepan baru memastikan kemenangan setelah tampil lebih efektif pada babak kedua.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Pasrepan di PSL 2026. Dua gol M. Jamil dan M. Ridwan mengunci tiga poin. Wonorejo hanya mampu membalas melalui penalti Untung.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal. Pasrepan lebih agresif menekan. Wonorejo memilih menunggu dan mengandalkan transisi cepat.

Pasrepan sempat menggetarkan gawang Wonorejo melalui skema sepak pojok pada menit ke-13. Namun, wasit Purnomo menganulir gol tersebut karena terjadi handsball.

Wonorejo mendapat peluang emas dari titik putih pada menit ke-25. Penalti diberikan setelah handsball di kotak terlarang. Bakti maju sebagai eksekutor. Namun, eksekusi Bakti justru melambung jauh di atas mistar. Peluang emas untuk memecah kebuntuan pun terbuang.

Wonorejo tidak kehilangan agresivitas. Nurus Shobah beberapa kali menjadi motor serangan. Pergerakannya mampu membuka celah di pertahanan Pasrepan.

Di sisi lain, Pasrepan mencoba membangun serangan melalui kombinasi Fahmi dan Yani. Salah satu skema tersebut menghasilkan peluang, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menaklukkan kiper Wonorejo. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki paruh kedua, Pasrepan tampil lebih efektif. Tekanan mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53. M. Jamil memecah kebuntuan. Gol tersebut membuat Pasrepan berada di depan 1-0.

Wonorejo berusaha menaikkan garis permainan untuk mencari gol penyama. Namun, langkah itu justru membuka ruang di belakang pertahanan. Pasrepan memanfaatkannya melalui serangan terobosan. M. Ridwan berhasil menuntaskan peluang pada menit ke-63. Pasrepan menjauh 2-0.

Wonorejo belum menyerah. Mereka terus menggempur pertahanan Pasrepan. Upaya tersebut akhirnya menghasilkan penalti kedua bagi Wonorejo dalam pertandingan. Kali ini Untung maju sebagai eksekutor. Tendangannya berhasil bersarang di gawang Pasrepan. Skor berubah 1-2.

Gol tersebut membuat laga kembali hidup. Wonorejo meningkatkan intensitas serangan demi mengejar penyama kedudukan. Pasrepan dipaksa lebih dalam menjaga keunggulan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan. Pasrepan mengamankan kemenangan 2-1.

Pelatih Wonorejo FC Makhrus tetap melihat progres anak asuhnya meski kembali gagal meraih poin. “Kami bersyukur progres semakin hari meningkat. Anak-anak sudah fight,” kata Makhrus.

Mantan birokrat itu menyoroti kesempatan penalti yang gagal dimanfaatkan Wonorejo sepanjang pertandingan. Menurutnya, ketenangan menjadi persoalan yang harus dibenahi. “Itu cuma karena kurang tenang saja, bukan masalah besar,” ujarnya.

Makhrus tetap mengapresiasi daya juang pemain. Persiapan yang singkat tidak menghalangi anak asuhnya untuk memberikan perlawanan. “Daya juang luar biasa meski persiapan latihan singkat,” katanya.

Di kubu Pasrepan, kemenangan ini menjadi suntikan penting setelah tiga laga sebelumnya berakhir tanpa poin. M. Jamil dan M. Ridwan menjadi penentu kebangkitan Pasrepan pada babak kedua.

Tambahan tiga poin membuat Pasrepan kini mengoleksi 3 poin. Namun, kemenangan ini belum cukup mengangkat mereka ke persaingan dua besar. Jika hanya dua tim teratas yang berhak lolos, Pasrepan dan Wonorejo berada dalam posisi sulit.

Gempol FC masih memimpin dengan 10 poin. Beji United dan Sukorejo United sama-sama mengoleksi 7 poin. SS Purwodadi berada di angka 3 poin, disusul Pasrepan United dengan 3 poin. Wonorejo masih tanpa poin.

Pasrepan masih bisa menambah poin dari pertandingan tersisa. Namun, perolehan maksimalnya tetap tidak cukup untuk mengejar Gempol yang sudah mengumpulkan 10 poin. Untuk menembus dua besar, Pasrepan juga harus berharap Beji dan Sukorejo kehilangan banyak poin pada laga tersisa. (tom/fun)

Editor : Fandi Armanto
bupati cup 2026 pasuruan superleage Mas Rusdi turnamen sepakbola