PASURUAN, Radar Bromo-Pasuruan kini menjadi daerah penghasil atlet petanque berprestasi. Belum lama ini, prestasi kembali diraih oleh atlet pentaque Kota Pasuruan.
Mereka berhasil meraih tiga medali dalam kejuaraan pelajar tingkat nasional di Pati, Jawa Tengah. Prestasi ini menjadi modal dalam menghadapi international Invitation Pentaque Tournament di Unesa.
Tiga medali ini diperoleh dari dua nomor yaitu nomor Double open dan Triple open. Satu medali emas diraih pada nomor Double Open Pelajar atas nama M. Hafis Ata yang berpasangan dengan Lendra Kassaif. Sementara medali Perunggu di dapat Pasangan Wulan dan Nanda dari nomor double open.
Satu medali perunggu lainnya diperoleh dari nomor Triple pasangan. M. Hafis Atha, Lendra Kassaif dan Bagskara Ajinugraha. Capaian ini melampaui target. Sebab satu nomor bisa mendapatkan satu medali emas.
Budi Utomo, pelatih pentaque Kota Pasuruan menuturkan, capaian ini adalah hasil yang sempurna. Sebab, harapannya para atlet bisa meraih perunggu malah berhasil juara pertama di nomor double open. Apalagi tim yang dihadapi bagus dan kuat seperti atlet asal jawa tengah dan Jambi.
"Seluruh atlet yang diturunkan berhasil meraih medali. Harapannya bisa perunggu, ternyata satu nomor bisa meraih emas," katanya.
Budi menyebut meski hasil sudah optimal, namun pihaknya belum puas dengan permainan anak asuhnya. Ia menilai beberapa hal masih perlu pembenahan. Terutama dalam hal pointing. Pihaknya menekankan untuk lebih fokus pada titik jatuhnya bola dan harus dihafalkan.
"Ini Alhamdulillah mulai Senin sampai Kamis kemarin sudah mulai fokus dan sudah ada peningkatan sangat drastis. Dan siap mengikuti kejuaraan di Unesa," jelas Budi. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid