Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Persekabpas Diserahkan Bupati, Begini Konsep yang Akan Dipakai untuk Mengarungi Liga di Musim Depan

Muhamad Busthomi • Kamis, 5 Maret 2026 | 08:30 WIB

 

TANPA SYARAT: Manajer Persekabpas Gaung Andaka menyerahkan jersey ke Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo di kantornya, (Rabu (4/3) siang.
TANPA SYARAT: Manajer Persekabpas Gaung Andaka menyerahkan jersey ke Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo di kantornya, (Rabu (4/3) siang.

BANGIL, Radar Bromo- Drama kepemilikan saham Persekabpas Pasuruan akhirnya menemui titik terang. Klub berjuluk Laskar Sakera itu resmi pulang kandang setelah diserahkan kembali kepada Bupati Pasuruan.

Menariknya, klub kebanggaan warga Kabupaten Pasuruan ini tak lagi dikelola secara konvensional.

Melainkan akan dikelola profesional di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui PT Pasuruan Bangkit Bersama. Proses transisi ini menjadi babak baru bagi tim ikonik tersebut.

Manajer Persekabpas, Gaung Andaka, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjalin komunikasi dengan Ketua Askab PSSI Kabupaten Pasuruan Udik Djanuantoro terkait pengalihan ini. Gaung secara legawa menyerahkan estafet kepemimpinan demi masa depan klub.

“Kami sampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan selama mengelola Persekabpas. Kami titipkan harapan besar agar Mas Bupati bisa membawa tim ini kembali ke masa kejayaannya,” ujar Gaung.

Ia menegaskan penyerahan ini dilakukan tanpa syarat. Semuanya semata-mata demi memenuhi aspirasi suporter yang rindu melihat Persekabpas naik kasta.

Dirinya tidak lagi berbicara soal nominal saham yang dimiliki PT. Persekabpas Laskar Sakera. Sebab menurutnya, kepemilikan saham klub itu sejatinya dipegang klub-klub anggota internal PSSI.

“Artinya bukan dimiliki orang per orang ya. Persekabpas ini milik kita bersama,” katanya.

Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo menyambut positif kembalinya kendali Persekabpas ke tangan pemerintah daerah. Rusdi mengakui, mengelola sepak bola bukanlah perkara murah. Iapun mengapresiasi manajemen lama yang telah berjuang mempertahankan tim di kancah Liga 3.

“Terima kasih sudah bertahan di Liga 3. Sekarang, persiapan musim depan harus dimulai hari ini juga. Kita tidak bisa pakai cara lama, karena tantangan sepak bola sekarang jauh berbeda dengan era kejayaan tahun 2000-an. Harus survive dan profesional,” tegas Rusdi.

Target besar langsung dipatok. Orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan itu ingin Persekabpas “all out” menembus Liga 2.

Dukungan fasilitas pun disiapkan secara paralel dengan peralihan saham dari PT Persekabpas Laskar Sakera ke PT Pasuruan Bangkit Bersama. Termasuk fasilitas Stadion R Sudarsono yang tengah direncanakan make over tahun ini.

“Kalau melihat schedule musim kompetisi diperkirakan mulai September, saya kira stadion kita sudah siap dipakai,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah, Suryono Pane, menjelaskan skema kepemilikan baru tersebut.

Setelah pertemuan kemarin, pihaknya segera menuntaskan peralihan kepemilikan klub ke PT Pasuruan Bangkit Bersama.

“Dengan saham di bawah BUMD, maka Persekabpas benar-benar menjadi milik pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” jelas pria yang juga pernah menjadi manajer Persekabpas di tahun 2088-2019 itu.

Rencana jangka panjangnya, Kabupaten Pasuruan ingin memiliki representasi di setiap tingkatan kasta sepak bola nasional. “Di Liga 4 ada Pasuruan United (PU) yang kemungkinan besar naik ke Liga 3. Maka, Persekabpas harus transformasi ke Liga 2. Untuk Liga 4 nanti, kami akan siapkan tim baru sebagai wadah bibit pemain lokal,” pungkas Bupati Rusdi.

Sebagaimana diketahui, Persekabpas selama berlaga di Liga 3 dikelola oleh PT Persekabpas Laskar Sakera.

Selama dua musim kompetisi yakni musim 2024-2025 dan 2025-2026, Persekabpas berusaha naik kasta ke Liga 2. Namun dua musim pula Persekabpas gagal karena selalu kalah saat di babak knock out. (tom/fun)

 

 

Editor : Abdul Wahid
#persekabpas #Mas Rusdi #liga 3 #laskar sakera