Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasuruan United Telan Kekalahan Pertama atas Persinga Ngawi di Laga Awal 8 Besar Liga 4 Jatim, Ini Evaluasi Manajemen

Rizal Syatori • Selasa, 3 Februari 2026 | 19:05 WIB
NODA PERDANA: Penggawa Pasuruan United berebut bola dengan penggawa Persinga Ngawi, Selasa sore (3/2). Dalam laga itu Pasuruan United dikalahkan 0-1.
NODA PERDANA: Penggawa Pasuruan United berebut bola dengan penggawa Persinga Ngawi, Selasa sore (3/2). Dalam laga itu Pasuruan United dikalahkan 0-1.

BANGIL, Radar Bromo - Pasuruan United mengawali babak 8 besar Liga 4 Jatim dengan hasil negatif. Untuk pertama kalinya, tim berjuluk Laskar Santri Mbeling itu mengalami kekalahan perdana musim ini.

Tim besutan Bio Paulin itu ditaklukkan tamunya, Persinga Ngawi dengan skor tipis 0-1 di Stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa sore (3/2).

Gol semata wayang tim tamu itu dicetak oleh sontekan M Rayhan Andati di menit ke-65.

Dengan hasil tersebut, untuk sementara Pasuruan United menghuni dasar klasemen sementara grup MM 8 besar Liga 4 Jatim.

Dalam laga yang dipimpin wasit Moh. Alfiyantoni Nur, Pasuruan United sejatinya tampil mendominasi.

Tim tuan rumah yang mengenakan jersey warna putih kombinasi hijau itu unggul ball possession. Peluang yang didapat juga cukup banyak.

Namun saying, sejumlah peluang itu tak ada yang bisa dikonversi jadi gol. Sementara Persinga Ngawi yang mengandalkan serangan balik juga kerap beberapa kali membahayakan gawang Laskar Santri Mbeling.

"Laga perdana sekaligus pembuka (babak 8 besar), tidak pernah mudah. Pasti ada beban. Kami tetap mengapresiasi pemain yang sudah bermain maksimal, keberuntungan saja belum berpihak," kata presiden klub Pasuruan United Bayu Aji Handayanto.

Menurut Bayu, pihaknya akan mengambil sisi positif dari kekalahan itu. Sejumlah celah yang terlihat wajib dibenahi.

Dengan kekalahan itu, Bayu menilai perlu dilakukan perbaikan. Sebelum nanti turun di zona nasional.

Dalam laga itu, pihak manajemen juga melihat ada beberapa pemain yang under perform. Tentunya hal itu bakal jadi evaluasi.

"Di pertandingan selanjutnya, dalam dua laga sisa kami harus meraih enam poin. Itu harga mati," tegasnya. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#Liga 4 Jatim #manajemen #stadion r soedrasono #zona nasional #Pasuruan United #persinga #bangil #8 besar