Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wushu Kabupaten Probolinggo Tuai Hasil Positif di Piala KONI

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:10 WIB
MODAL PENTING: Atlet wushu Kabupaten Probolinggo yang meraih medali di Kejuaraan Wushu Piala KONI Kota Malang.
MODAL PENTING: Atlet wushu Kabupaten Probolinggo yang meraih medali di Kejuaraan Wushu Piala KONI Kota Malang.

KRAKSAAN, Radar Bromo - Cabang olahraga wushu Kabupaten Probolinggo mencatat hasil positif dalam Kejuaraan Wushu Piala KONI Kota Malang.

Bertanding di Gedung Malang Creative Centre selama pertengahan Januari lalu, kontingen Probolinggo mengamankan tiga medali: satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Medali emas diraih Eko Sumedhi pada nomor Veteran Jurus Wingchun Golok Bart Cham Dao. Eko yang juga berstatus pelatih Wingchun Wushu Kabupaten Probolinggo turun langsung sebagai atlet dan mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain.

Di luar arena, ia bertugas sebagai kepala seksi pemerintahan di Kecamatan Kotaanyar.

Medali perak disumbangkan Nia Rahmadani yang tampil di kelas A Golok Bart Cham Dao. Sementara Yoga Pratama Ardiansyah meraih perunggu dari kategori Senior Wingchun Golok Bart Cham Dao.

Ketua Pengurus Kabupaten Wushu Probolinggo, Muhammad Iqbal Maulana, menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari latihan yang konsisten dan persiapan yang cukup.

“Hasil ini menunjukkan bahwa latihan yang selama ini dijalani atlet dan pelatih tidak sia-sia. Dari kejuaraan ini kami bisa membawa pulang tiga medali,” kata Iqbal.

Ia menilai kejuaraan tersebut juga menjadi tolok ukur kemampuan atlet menjelang agenda kompetisi yang lebih besar.

Menurutnya, pembinaan akan diarahkan secara lebih terencana untuk menghadapi event tingkat provinsi. “Ke depan pembinaan akan kami fokuskan pada persiapan menghadapi kejuaraan berjenjang, terutama Porprov Jawa Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Eko Sumedhi mengatakan raihan emas tersebut menjadi motivasi tersendiri, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi atlet binaannya. Ia menegaskan bahwa usia bukan alasan untuk berhenti berprestasi.

“Ini saya persembahkan untuk Kabupaten Probolinggo. Saya ingin memberi contoh bahwa dengan komitmen dan latihan, prestasi tetap bisa diraih meski sudah di kategori veteran,” ungkapnya.

Menurut Eko, keikutsertaan dalam Piala KONI Kota Malang juga menjadi ajang evaluasi kesiapan atlet Wingchun Probolinggo menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Kejuaraan ini penting untuk melihat sejauh mana kemampuan atlet kami. Dari sini akan terlihat apa saja yang perlu diperbaiki,” pungkasnya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#wushu #beladiri #Wingchun